Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Guru SMK di Tanjabtim Dikeroyok

Mediasi Gagal, Penasehat Hukum Siswa LF akan Datangi Polda Jambi

Kasus dugaan pengeroyokan antara siswa dan guru di Tanjung Jabung Timur belum menemukan titik temu setelah mediasi gagal karena pihak guru tak hadir.

Tayang:
Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri
MEDIASI GAGAL- Penasehat Hukum Siswa LF, Dian Burlian memaparkan kasus dugaan pengeroyokan antara siswa dan guru di Tanjung Jabung Timur belum menemukan titik temu setelah mediasi gagal karena pihak guru tak hadir 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hingga kini, kasus antara guru dan siswa di Kabupaten Tanjung Jabung Timur belum juga memiliki titik temu.

Upaya mediasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jambi juga dianggap tak membuahkan hasil bagi pihak siswa.

Hal tersebut disampaikan Penasehat Hukum Siswa LF, Dian Burlian.

Dia mengatakan bahwa setidaknya sudah dua kali upaya mediasi dilakukan Dinas Pendidikan dan pihak guru tak pernah hadir.

"Untuk mediasi kita anggap gagal, karena hingga saat ini sudah tidak ada lagi komunikasi," ujar Dian.

Oleh sebab itu, Dian mengatakn bahwa pihaknya berencana akan kembali datang ke Unit PPA Polda Jambi untuk mempertanyakan terkait dengan tindak lanjut kasus ini.

"Rencananya Selasa (6/4/202) ini kami akan ke Polda," sebutnya.

"Sebenarnya untuk kasus ini sudah ditindak lanjuti, sudah olah TKP, tinggal penetapan tersangka. Mungkin penyidik juga sedang menunggu mediasi tapi pihak terlapor (guru) tidak hadir," tambahnya.

Lebih lanjut, untuk kondisi siswa LF. Dian mengatakn bahwa siswa LF sudah kembali belajar seperti biasa di sekolah. Sementara guru Agus saat ini diketahui sudah tidak lagi mengajar disekolah tersebut.


Untuk diketahui, kasus ini bermula saat video pengeroyokan siswa dan Guru Agus membawa senjata tajam di lingkungan sekolah viral di sosial media.

Peristiwa tersebut sontak saja menjadi sorotan publik dan menimbulkan berbagai macam reaksi. 

Akhirnya Agus Saputra Guru di SMK Negeri Tanjung Jabung Timur melaporkan kejadian tersebut ke Polda Jambi pada Kamis (15/1/2026) lalu.

Beberapa hari setelahnya pada Senin (19/2/2026) Siswa LF didampingi kuasa hukum dan keluarganya ikut melaporkan balik hal tersebut ke Polda Jambi atas dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh gurunya.

Bahkan hal ini juga sempat mendapatkan sorotan dari DPR RI.


Anggota DPR RI Komisi III Hinca Panjaitan meminta agar kasus viral pengeroyokan guru oleh siswa di Tanjung Jabung Timur bisa berakhir damai.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved