Guru SMK di Tanjabtim Dikeroyok
Mediasi Gagal, Penasehat Hukum Siswa LF akan Datangi Polda Jambi
Kasus dugaan pengeroyokan antara siswa dan guru di Tanjung Jabung Timur belum menemukan titik temu setelah mediasi gagal karena pihak guru tak hadir.
Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hingga kini, kasus antara guru dan siswa di Kabupaten Tanjung Jabung Timur belum juga memiliki titik temu.
Upaya mediasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jambi juga dianggap tak membuahkan hasil bagi pihak siswa.
Hal tersebut disampaikan Penasehat Hukum Siswa LF, Dian Burlian.
Dia mengatakan bahwa setidaknya sudah dua kali upaya mediasi dilakukan Dinas Pendidikan dan pihak guru tak pernah hadir.
"Untuk mediasi kita anggap gagal, karena hingga saat ini sudah tidak ada lagi komunikasi," ujar Dian.
Oleh sebab itu, Dian mengatakn bahwa pihaknya berencana akan kembali datang ke Unit PPA Polda Jambi untuk mempertanyakan terkait dengan tindak lanjut kasus ini.
"Rencananya Selasa (6/4/202) ini kami akan ke Polda," sebutnya.
"Sebenarnya untuk kasus ini sudah ditindak lanjuti, sudah olah TKP, tinggal penetapan tersangka. Mungkin penyidik juga sedang menunggu mediasi tapi pihak terlapor (guru) tidak hadir," tambahnya.
Lebih lanjut, untuk kondisi siswa LF. Dian mengatakn bahwa siswa LF sudah kembali belajar seperti biasa di sekolah. Sementara guru Agus saat ini diketahui sudah tidak lagi mengajar disekolah tersebut.
Untuk diketahui, kasus ini bermula saat video pengeroyokan siswa dan Guru Agus membawa senjata tajam di lingkungan sekolah viral di sosial media.
Peristiwa tersebut sontak saja menjadi sorotan publik dan menimbulkan berbagai macam reaksi.
Akhirnya Agus Saputra Guru di SMK Negeri Tanjung Jabung Timur melaporkan kejadian tersebut ke Polda Jambi pada Kamis (15/1/2026) lalu.
Beberapa hari setelahnya pada Senin (19/2/2026) Siswa LF didampingi kuasa hukum dan keluarganya ikut melaporkan balik hal tersebut ke Polda Jambi atas dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh gurunya.
Bahkan hal ini juga sempat mendapatkan sorotan dari DPR RI.
Anggota DPR RI Komisi III Hinca Panjaitan meminta agar kasus viral pengeroyokan guru oleh siswa di Tanjung Jabung Timur bisa berakhir damai.
| Kasus Siswa dan Guru SMK di Tanjabtim, Kuasa Hukum: Mediasi Gagal |
|
|---|
| Disdik Provinsi Jambi Mediasi Guru dan Siswa SMKN 3 Tanjab Timur |
|
|---|
| Disdik Jambi Pastikan Semua Pihak Hadiri Mediasi Pada Kamis Mendatang |
|
|---|
| Kali Kedua Guru Agus tak Hadir Mediasi meski Siswa SMK Tanjabtim Sudah Datang |
|
|---|
| Dua Kali Mangkir Mediasi, PGRI Jambi Minta Guru Agus Membuka Hati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Dian-Burlian-5.jpg)