Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Ombudsman Jambi Dorong Perbaikan Transportasi Air untuk Minimalisasi Risiko

Ombudsman Jambi melakukan pengawasan arus mudik menjelang Lebaran di Provinsi Jambi selama lebih dari sepekan.

Tayang:
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri
MUDIK LEBARAN JAMBI - Arus mudik lebaran di Dermaga Ancol Kota Jambi terlihat, Jumat (13/2/2026). Penumpang datang maupun akan berangkat menggunakan speed boat dari dan menuju Kota Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ombudsman Jambi melakukan pengawasan arus mudik menjelang Lebaran di Provinsi Jambi selama lebih dari sepekan.

Pengawasan dilakukan dengan mengambil sampel di sejumlah wilayah, yakni Kota Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Dalam kegiatan tersebut, Ombudsman memantau beberapa moda transportasi, meliputi angkutan darat, perairan, dan udara.

Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman Jambi, Abdul Rokhim, menyebutkan ada sejumlah titik yang menjadi lokasi pengawasan.

Di antaranya Pelabuhan LSDP Kuala Tungkal, Pelabuhan Penyeberangan Roro Kuala Tungkal, Terminal Alam Barajo Kota Jambi, Pelabuhan Tanggo Rajo Jambi, serta Bandara Sultan Thaha Jambi.

"Kita juga melakukan koordinasi dengan pihak penyelenggara di daerah, seperti Dinas Perhubungan, UPT Kementerian PU, Syahbandar dan juga PT Angksasa Pura," ujar Rokhim pada Selasa, 17 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa Ombudsman RI telah menginstruksikan pelaksanaan pengawasan terhadap pelayanan publik di sektor transportasi selama periode mudik Lebaran, termasuk di Provinsi Jambi.

Oleh karena itu, dalam sepekan terakhir, Ombudsman Jambi melalui Keasistenan Pencegahan Maladministrasi melakukan pemantauan di berbagai titik.

Pengawasan tersebut mencakup kesiapan sarana dan prasarana yang mendukung layanan transportasi selama musim mudik.

Dari hasil pemantauan, secara umum tidak ditemukan kendala signifikan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Meski demikian, Ombudsman tetap mencatat sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian untuk perbaikan ke depan.

Rokhim menilai, sektor transportasi perairan di Jambi masih membutuhkan peningkatan, terutama pada fasilitas pendukung yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan penumpang.

Ia juga menyoroti belum optimalnya sistem pengawasan dan pengamanan terpadu pada angkutan perairan.

"Kita lihat petugas masih minim di pelabuhan yang kita awasi. Selain itu, tidak adanya sistem pengaturan bagasi yang memadai sebelum masuk kapal, berbeda dengan pesawat. Sehingga bisa meminimalisir risiko," sebu Rokhim.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pemeriksaan rutin terhadap kondisi kapal, baik dari sisi mesin maupun kesiapan pengemudi atau nakhoda.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved