Berita Jambi
Al Haris Tekankan Perbaikan Tata Kelola Guru dan Tenaga Kependidikan
Gubernur Jambi Al Haris menekankan perbaikan tata kelola dan pemerataan guru dalam Rakortek BGTK 2026.
Penulis: Syrillus Krisdianto | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Gubernur Jambi, Al Haris, menekankan pentingnya perbaikan tata kelola tenaga guru dan tenaga kependidikan di Provinsi Jambi.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Rakortek dan Sosialisasi Program Prioritas Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Jambi tahun 2026 yang digelar di lantai dua Aston Jambi Hotel & Conference Center, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri staf ahli Gubernur Jambi, para kepala organisasi perangkat daerah terkait, perwakilan dinas pendidikan kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Al Haris menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memastikan para guru dan tenaga kependidikan di Jambi dapat bekerja dengan baik serta memiliki semangat dan kualifikasi pendidikan yang memadai.
“Acara ini untuk memastikan tenaga guru dan tenaga kependidikan di Provinsi Jambi benar-benar bekerja dengan baik, memiliki semangat yang tinggi serta kualifikasi pendidikan yang memadai,” katanya.
Ia menuturkan, pengelolaan tenaga pendidik di Jambi memerlukan tata kelola yang baik. Pasalnya, jumlah guru cukup besar dengan berbagai status kepegawaian, mulai dari ASN, PPPK hingga tenaga paruh waktu yang tersebar di berbagai daerah.
“Konsep ke depan bagaimana tata kelola guru kita yang jumlahnya cukup banyak ini bisa dikelola dengan baik, baik yang berstatus ASN, PPPK maupun yang paruh waktu yang tersebar di semua daerah,” tuturnya.
Al Haris menjelaskan pihaknya mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya adalah sebaran guru yang belum merata antara wilayah perkotaan dan daerah lainnya.
Selain itu, jam kerja guru yang memengaruhi pemenuhan syarat sertifikasi juga menjadi salah satu kendala.
“Kita akui memang masih ada kendala di lapangan, misalnya sebaran guru yang belum merata, masih banyak di kota, kemudian jam kerja mereka juga ada yang belum memenuhi sehingga mengganggu proses sertifikasi. Ini yang coba kita dudukkan bersama,” jelasnya.
Karena itu, ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat membuat tata kelola tenaga pendidik di Provinsi Jambi semakin baik ke depannya.
Al Haris juga mendorong agar tenaga honorer yang masih tersisa dapat terus diperjuangkan untuk diangkat.
“Kami dari daerah tentu mendukung penuh kegiatan pendidikan dan kebijakan dari pemerintah pusat. Mudah-mudahan ke depan tata kelola guru dan tenaga kependidikan kita semakin baik,” harapnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Nunuk Suryani, menjelaskan kunjungannya ke Jambi merupakan undangan dari Kepala BGTK.
Hal itu bertujuan untuk melakukan sosialisasi sekaligus rapat teknis terkait program prioritas pendidikan.
| Hutama Karya Catat Lonjakan Trafik JTTS, Ribuan Kendaraan Melintas di Tol Betung-Tempino-Jambi |
|
|---|
| Dosen FH Unja Sarankan Pilot Project Sebelum Kabel Utilitas di Kota Jambi Dipindah ke Bawah Tanah |
|
|---|
| Penerapan Kabel Bawah Tanah di Jambi, Pengamat Sebut Memungkinkan |
|
|---|
| Kampung Bahagia Kota Jambi di RT 32 Lebak Bandung, Bangun 3 Jalan dan Poskamling |
|
|---|
| Meninggal di Tanah Suci, Tiga Jemaah Haji Jambi Mendapat Badal Haji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Gubernur-Al-Haris-6.jpg)