Israel vs Iran
Konflik Iran-AS, BPS Jambi: Dampak ke Ekspor Pinang Belum Terlihat Jelas
BPS Jambi menyebut konflik Iran-AS berpotensi memengaruhi ekspor pinang, namun dampaknya belum dapat dipastikan karena data terbaru belum keluar.
Penulis: Syrillus Krisdianto | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - BPS Provinsi Jambi menyebut selama 2025, ekspor pinang Jambi ke Iran mencapai 9 juta USD.
Sementara, ekspor pinang secara keseluruhan pada Januari 2026, rata-rata ekspor pinang Jambi hampir 2 persen menguasai dari total ekspor.
Hal itu disampaikan Kepala BPS Provinsi Jambi, Aidil Adha, saat ditemui Tribunjambi.com di kantornya, Selasa (3/3/2026).
Dia mengatakan, pada januari 2026, nilai ekspor pinang Jambi hampir mencapai 4 USD.
Namun, jika dibandingkan dengan negara timur tengah lainnya, ekspor Jambi paling besar berada di Arab Saudi, sementara Iran berada di urutan ketiga.
“Jadi dari Arab Saudi, kemudian Uni Emirat Arab, baru Iran. Jadi kalau ini ada tiga besar. Nah, jadi itulah sebenarnya menguasai ekspor Pinang Jambi sampai saat ini,” katanya.
Dia menuturkan, pada tahun kemarin total nilai ekspor dari tiga negara itu mencapai 11.125.000 USD.
“Namun fluktuasi kan kita enggak tahu ke depan ini. Jadi kalau kita totalin secara total ya seperti itu. Jadi total Iran, Saudi Arabia dan Uni Emirat Arab ya, 11 juta USD, jadi kalau dilihat sebetulnya memang fluktuatif,” tuturnya.
Namun Aidil menjelaskan, jika dilihat secara total dari 2023 hingga 2025, ekspor pinang mengalami penurunan dan saat ini masih tetap bertahan.
Terkait konflik antara Iran dan Amerika Serikat beberapa waktu yang lalu, dia menerangkan hal itu akan berpengaruh ke ekspor pinang ke timur tengah, khususnya ke Iran.
Sebab, pasokan pinang yang dieksor menggunakan kapal, namun belum bisa di ketahui seberapa besar pengaruhnya.
“Tetapi apakah nanti pengaruhnya akan besar dan sehingga membuat Pinang kita enggak bisa masuk, itu kita belum tahu. Karena datanya kita belum ada, konflik ini kan baru,” terangnya.
“Sementara kita data kita kan baru sampai Januari kemarin. Nanti kita lihat apakah mengalami penurunan atau dia malah mengalami kenaikan,” lanjutnya.
Aidil menambahkan, sektor pertanian pasti mengalami fluktuatif.
“Ya, yang namanya kita pertanian, sektor pertanian itu pasti kan. Ya, ada turun ada naik,” ujarnya.
| Analisis China di Tengah Kondlik Iran vs Amerika, 'Tak Suka' Pasokan Energi Diganggu |
|
|---|
| Netanyahu Bersikeras Perangi Iran, Ada Sinyal Perundingan dari Amerika |
|
|---|
| Ledekan Donald Trump kepada Paus hingga Makna Ensiklik Fratelli Tutti |
|
|---|
| Ancaman Iran Blokade Laut Merah vs AS Blokade Selat Hormuz, Tekanan di Balik Tekanan |
|
|---|
| Jebakan Ranjau Laut Iran di Selat Hormuz vs Teknologi Canggih Amerika Bersihkan Tapi Mahal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Kepala-BPS-Provinsi-Jambi-Aidil-Adha-55.jpg)