Ramadan di Jambi
Beberapa Alasan Hilal Belum Terlihat di Kota Jambi
Ketinggian hilal Kota Jambi masih di bawah ufuk, yaitu -1 derajat 04 menit 02 detik, sudut elongasi bulan 1 derajat 00 menit 47 detik, umur bulan
Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: asto s
TRIBUNJAMBI.CON, JAMBI - Berdasarkan hasil pemantauan Tim Falakiyah Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Jambi, diketahui bahwa hilal tidak terlihat di Jambi.
Ketinggian hilal Kota Jambi masih di bawah ufuk, yaitu -1 derajat 04 menit 02 detik, sudut elongasi bulan 1 derajat 00 menit 47 detik, umur bulan - 0 Derajat 04 menit 16, 13 detik;
Selain itu, kondisi hilal Kota Jambi belum memenuhi kriteria baru Mabims (Neo Mabims), di mana Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura menyepakati kriteria imkanur rukyat (kemungkinan bulan bisa dirukyat) apabila telah memenuhi syarat minimal tinggi bulan di atas 3 derajat, dan sudut elongasi bulan 6,4 derajat.
"Secara umum, Hilal belum wujud dan tidak memenuhi kriteria Neo Mabims di seluruh wilayah Indonesia," kata Kepala Kemenag Jambi, Mahbub Daryanto.
Hal tersebut berdasarkan hasil sidang Rukyatul Hilal untuk menentukan awal 1 Ramadhan 1447 Hijriyah/ 2026 Masehi yang dilaksanakan di Gedung Mahligai Bank 9 Jambi pada Selasa (17/2/2026).
"Penampakan eksistensi hilal, dipengaruhi beberapa hal seperti ketinggian Hilal sendiri, faktor cuaca pada saat hilal muncul, bila kondisi mendung, hujan, atau tertutup awan atau kabut maka tidak akan terlihat," jelasnya.
Nantinya, hasil Rukyatul Hilal ini akan segera kita laporkan ke Tim Falakiyah Kementerian Agama RI sebagai bahan pertimbangan Sidang Isbat Kementerian Agama Republik Indonesia. (Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri)
Baca juga: Andri Budi: Di Sana Bukan Jual Ginjal Saja, Nyawa Tak Ada Harganya
Baca juga: Hilal Tidak Terlihat dari Jambi Petang Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Tim-Falakiyah-Kantor-Kementrian-Agama-Kemenag-Jambi.jpg)