Rudapaksa di Jambi
Polda Jambi Proses Laporan Kasus Rudapaksa yang Diduga Libatkan 2 Polisi
Perempuan berusia 18 tahun di Jambi menjadi korban pemerkosaan oleh empat orang pelaku yang dua di antaranya diduga anggota polisi.
Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kasus pemerkosaan yang menimpa seorang perempuan di Kota Jambi menyita perhatian publik.
Perempuan berusia 18 tahun diduga menjadi korban pemerkosaan oleh empat orang pelaku, yang dua di antaranya diduga anggota kepolisian.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi Kombes Jimmy Christian Samma menyebut bahwa kasus tersebut masih berproses.
"Semua yang terlibat sudah diproses hukum," kata dia singkat pada Jumat (30/1/2026).
Ditanya lebih jauh terkait keterlibatan aparat kepolisian, Jimmy tak berkomentar dan berjanji akan menyampaikan kasus ini ke publik.
Sebelumnya, ibu korban mendatangi DPRD Kota Jambi untuk meminta pendampingan sekaligus mendorong percepatan penuntasan proses hukum.
Ibu korban mengaku anak perempuannya diduga menjadi korban pemerkosaan oleh empat orang pelaku. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya diduga merupakan anggota kepolisian.
Baca juga: Mobil Tangki Terbalik di Tikungan Sukadamai, Jalan Lintas Palembang-Jambi Banjir Solar
Ia telah melaporkan kasus ini ke Polda Jambi pada 6 Januari 2026 dan berharap proses hukum dapat segera dituntaskan.
"Saya ingin secepatnya, saya mohon bantuannya, secepatnya kasus ini selesai," ujar ibu korban saat ditemui di DPRD Kota Jambi, Kamis (29/1/2026).
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi untuk memberikan pendampingan psikologis kepada korban.
"Untuk melakukan kordinasi pendalaman terkait mental, nanti ada psikolog yang datang ke rumah korban," ujarnya.
Kemas menegaskan, DPRD Kota Jambi mendorong agar kasus tersebut dikawal secara serius dan diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk ditangani secara profesional.
"Kepada bapak Kapolda, Kapolri, karena ini diduganya ada anggota yang terlibat, ada warga sipil juga, kami harap kasus ini dikawal diselesaikan dengan baik," ungkapnya.
Ia juga menyinggung bahwa sejumlah peristiwa dalam beberapa waktu terakhir turut mencoreng citra daerah.
"Dan ini menjadi catatan bagi kita, khususnya di Jambi, agak mencoreng ya, karena nama Kota Jambi dan Provinsi Jambi sempat viral," ucapnya. (Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri)
Baca juga: Ibu Korban Pemerkosaan 2 Polisi Mengadu ke DPRD Kota Jambi
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Pembelaan-Kompol-HS-Dokpol-Disebut-Rudapaksa-Mantan-Pacar-di-Hotel-Sama-sama-Mau-Tak-Ada-Paksaan.jpg)