Berita Kota Jambi
4 Sistem Pengendalian Banjir Jadi Andalan Pemkot Jambi Hadapi Musim Hujan
Pemkot Jambi mewaspadai hujan lebat dan angin kencang setelah beberapa bangunan, termasuk masjid dan rumah warga di Kenali Asam Bawah.
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Nurlailis
Ringkasan Berita:4 Sistem Pengendalian Banjir Jadi Andalan Pemkot Jambi
- Pemkot Jambi mewaspadai hujan lebat dan angin kencang setelah beberapa bangunan, termasuk masjid dan rumah warga di Kenali Asam Bawah, mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem.
- Mitigasi banjir sudah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir, termasuk normalisasi drainase 2,8 km di Kenali Asam, yang membuat dampak hujan tahun ini tidak separah tahun lalu.
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Masuk musim penghujan 2025 Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mewaspadai terjadinya hujan lebat dan angin.
Angin kencang yang terjadi beberapa hari lalu membuat beberapa bangunan di Kota Jambi rusak, khususnya masjid dan rumah warga di Kenali Asam Bawah.
Sementara itu, dampak banjir sudah mulai terasa pengurangan di beberapa lokasi.
Baca juga: Daftar 40 Pejabat Eselon II yang Bersaing Isi Kursi 8 Kepala OPD Pemkot Jambi
Wali Kota Jambi Maulana mengatakan hujan lebat yang terjadi beberapa waktu lalu tidak berimbas seperti tahun lalu.
Dimana tahun lalu hujan beberapa jam telah membuat beberapa lokasi di Kota Jambi tergenang banjir.
"Kita telah memulia mitigasi sejak beberapa bulan lalu, untuk kenali asam sepanjang 2.8 km drainase telah dinormalisasi," ungkapnya Minggu (7/12/2025).
Selain itu, peran serta masyarakat dalam menjaga drainase agar tidak terjadi penumpukan sampah juga dianggap berpengaruh besar kepada dampak hujan tahun ini.
Untuk mitigasi banjir, Kota Jambi kembangkan 4 Sistem pengendalian banjir.
Baca juga: Adu Kuat Argumen Bupati Tapsel Vs Dirjen PHL Kemenhut soal Penebangan Kayu Penyebab Banjir Sumatera
Dimana proyek tersebut berfokus pada pelebaran drainase yang ada di Kota Jambi.
Adapun 4 program tersebut adalah Sistem Asam, Sistem Kenali, Sistem Kambang dan Lingkar.
Sistem Asam menjadi prioritas karena mampu mengurangi dampak banjir hingga 60 persen.
Selain pelebaran drainase sistem ini juga akan dilengkapi dengan pembagunan Kolam retensi.
Sistem ini berlokasi di Kenali Asam, Kenali Asam Atas, Kenali Asam Bawah, Pal V, Jelutung dan Berakhir di pintu Asam yang lokasinya di sebelah Mal WTC.
Sementara itu, untuk kolam retensi berada di Pal V, proyek ini sepanjang 14 km dan 2.8 KM telah selesai dibagun.
Update berita Tribun Jambi di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Empat-Sistem-Pengendalian-Banjir-Jadi-Andalan-Pemkot-Jambi.jpg)