Berita Kota Jambi
Manisnya Digitalisasi, Kaka Cake Permudah Transaksi dengan QRIS BRI
Kaka Cake mengandalkan pembayaran digital khususnya QRIS BRI, yang dinilai praktis, dan lebih diminati pelanggan muda dibanding pembayaran tunai.
Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Nurlailis
Dari outlet kecil itu, Mala dibantu beberapa karyawannya setiap hari membuat puluhan hingga ratusan cake mulai dari dessert box, fudgy brownies, bolu, kue kering hingga kue ulang tahun berbagai jenis dan ukuran.
Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp 35 ribu untuk dessert box hingga Rp 45 ribu untuk bento cake dan Rp400 ribu untuk lapis legit.
"Best seller di kita itu fudgy brownies, untuk harga beda-beda sesuai ukuran. Bolu mini mulai dari Rp45 ribu, desset box Rp35 ribu. Kalau yang lumayan mahal lapis legit sama kue tart yang custom," jelasnya.
Tidak hanya itu, kue kering buatannya juga saat ini sudah dijualnya ke luar Kota Jambi seperti Bandung dan Lampung.
Selain cake, Mala saat ini juga sudah melebarkan usahanya. Ia juga membuka warung bakso yang persis berada di depan Outlet Kaka Cake.
Bagi Mala, layanan digital menggunakan QRIS BRI yang digunakannya merupakan salah satu cara untuk mempermudah pembeli melakukan transaksi.
Dengan kehadiran layanan pembayaran digital ini, Kaka Cake tidak hanya menawarkan dessert manis yang menggugah selera tetapi juga pengalaman berbelanja yang lebih praktis bagi pembeli.
Hal ini membuktikan bahwa UMKM Jambi kini siap mengikuti arus digitalisasi dan membuka peluang baru untuk terus berkembang.
Update berita Tribun Jambi di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Kaka-Cake-Permudah-Transaksi-dengan-QRIS-BRI.jpg)