Berita Jambi
Modus Pengepul Karet di Jambi yang Tersangkut Kasus Pajak Rp16 Miliar
Pengepul karet di Jambi bernama Suwarno, terjerat kasus dugaan korupsi perpajakan dengan kerugian Rp 16 miliar lebih.
Penulis: Suci Rahayu PK | Editor: Suci Rahayu PK
- Dua bidang tanah serta SHM
- Dua Unit rumah
Baca juga: Maling Rokok Rp10 Juta di Jambi Tak Berkutik Berkat CCTV
Rekam jejak kasus
Kasus perpajakan ini terjadi pada Oktober 21 hingga Juli 2022 pada usaha jual beli karen.
Tersangka, yakni Suwarno menjual karet ke PT Jambi Waras dilengkapi dengan berkas administrasi berupa faktur pajak masuk dan keluar.
Namun karena tersangka membeli karet dari petani dnegan cara mengepul karet, tersangka Suwarno tidak bisa menerbitkan faktur pajak.
Faktur pajak diduga dipalsukan dan dibuat oleh kedua perusahaan, yakni PT Tirta Nusa Konstruksi dan PT Brantas Karya Gumilang.
Dua perusahaan yang menerbitkan faktur pajak ini beralamat di Jakarta.
Penyidik menduga ada permainan antara Suwarno dengan direktur 2 perusahaan penerbit faktur pajak palsu itu,
Dalam kasus ini akan ada tersangka lain, yaitu dari direktur dua perusahaan itu. Bahkan satu orang sudah ditangkap, namun dibeberkan identitasnya. (*)
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Danau Sipin Jambi Jadi Ring Adu Jotos Pelajar saat Jam Sekolah Viral
Baca juga: Rekam Jejak Bambang Priyanto, Wali Kota Jambi periode 2008-2013 yang Kerap Bilang Walah Lali Aku
Baca juga: Maling Rokok Rp10 Juta di Jambi Tak Berkutik Berkat CCTV
| Danau Sipin Jambi Jadi Ring Adu Jotos Pelajar saat Jam Sekolah Viral |
|
|---|
| Prediksi Skor Ulsan vs Buriram Utd , Head-to-Head dan Statistik di Liga Champions AFC |
|
|---|
| Rekam Jejak Bambang Priyanto, Wali Kota Jambi periode 2008-2013 yang Kerap Bilang 'Walah Lali Aku' |
|
|---|
| Maling Rokok Rp10 Juta di Jambi Tak Berkutik Berkat CCTV |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/26112025-pelimpahan-tersangka.jpg)