Berita Kota Jambi
Anak Sekolah Dilarang Keluar Malam, Pemkot Jambi Gandeng TNI-Polri Cegah Kriminalitas
Maraknya kembali aksi geng motor yang meresahkan masyarakat mendorong Pemerintah Kota Jambi mengeluarkan aturan pembatasan aktivitas malam.
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Nurlailis
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Maraknya kembali aksi geng motor yang meresahkan masyarakat mendorong Pemerintah Kota Jambi mengeluarkan aturan pembatasan aktivitas malam bagi anak-anak usia sekolah.
Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan aturan yang tertuang dalam instruksi wali kota tersebut sebagai upaya pencegahan tindakan kriminal yang dilakukan oleh anak usia sekolah.
Namun Wali Kota Jambi membantah jika kebijakan ini keluar karena kondisi Kota Jambi sudah dalam kondisi berbahaya sehingga keluarnya aturan jam malam bagi warga.
Baca juga: Pemkot Jambi Tambah Armada Transportasi Listrik, Trans Bahagia Tetap Gratis Hingga Akhir Tahun
"Ini hanya kebijakan pencegahan bagi anak-anak usia sekolah untuk melakukan aktivitas di malam hari, karena potensi terjadinya tindak kejahatan cukup besar," ujarnya Kamis (16/10/2025).
"Mereka tidak hanya berpotensi menjadi pelaku tapi juga korban kejahatan tersebut," timpalnya.
Lebih lanjut ia mengatakan jika kebijakan ini akan melibatkan peran orang tua dan lingkungan RT untuk memproteksi anak-anak di lingkungannya sehingga tidak terjadi tindakan kejahatan.
Terpisah, Kapolresta Jambi Boy Siregar mengatakan selama ini memang sering terdeteksi anak usia sekolah melakukan konvoi dengan kendaraan bermotor dan berkumpul.
Kondisi ini dapat memicu tindakan kriminal dari mereka, maka untuk mencegah tindakan kriminal tersebut kita harus membubarkan setiap perkumpulan mereka.
Baca juga: Beri Wadah untuk UMKM, Pemkot Jambi Berencana Bangun Z Corner di Taman Remaja
Namun untuk itu perlu peran serta orang tua dalam memantau kondisi anak tersebut apakah di malam hari mereka ada di rumah atau malah berkumpul dengan teman-teman mereka.
Untuk tindakan hukum, Boy mengatakan untuk tahap awal hanya akan melakukan pembubaran dan pembinaan di tempat, namun jika terus berulang maka dapat dilakukan upaya hukum lainnya.
"Untuk awal ini kita bubarkan dan lakukan pembinaan saja," ujarnya.
Sementara itu, untuk mengontrol aktivitas anak-anak di malam hari, tim gabungan dari TNI-Polri akan melakukan apel personel dan penyebaran satgas maraknya geng motor di Lapangan Hitam Mako Damkar Kota Jambi nanti malam.
Update berita Tribun Jambi di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Pemkot-Jambi-Gandeng-TNI-Polri-Cegah-Kriminalitas.jpg)