Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen 4 Januari 2026 - Kebodohan yang Parah
Bacaan ayat: Yohanes 3:4 (TB) Kata Nikodemus kepada-Nya: "Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua?
Renungan Harian Kristen 4 Januari 2026 - Kebodohan yang Parah
Bacaan ayat: Yohanes 3:4 (TB) Kata Nikodemus kepada-Nya: "Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?"
Oleh Pdt Feri Nugroho
Tidak ada jaminan bahwa orang yang pintar akan lebih mudah memahami segala sesuatu dengan lebih baik.
Perjumpaan dalam sebuah reuni memberi informasi penting bahwa orang-orang yang dulu ketika bersekolah dianggap tidak pintar, suka membolos dan tidak masuk sepuluh besar, ternyata banyak yang sukses ketika telah menjadi dewasa.
Tentu ini bukan penilaian mutlak, sebab banyak juga yang dulu di sekolah rajin dan pintar, juga menikmati kehidupan yang baik ketika dewasa.
Ini memberikan petunjuk, bahwa setiap orang pada kenyataannya memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan diri berdasarkan konteks yang dihadapi masing-masing.
Karena pada akhirnya paham atau tidak tentang pengalaman hidup, akan bergantung bagaimana yang bersangkutan memberikan makna terhadap segala pengalaman yang dihadapi.
Sebagai seorang pemimpin agama, Nikodemus seharusnya memiliki pengetahuan yang cukup terkait dengan kehidupan beriman.
Tidak mungkin akan dinyatakan sebagai seorang pemimpin agama jika ia tidak memenuhi standar kualifikasi yang ditentukan, mengingat posisinya sebagai seorang pemimpin.
Dalam hal ini kehadiran Yesus cukup mengusik hatinya. Sebagai seorang yang tulus dan jujur, ia mengakui bahwa Yesus ialah orang baik.
Hal ini terkait dengan tanda-tanda yang menyertai Yesus. "Tidak mungkin orang jahat memiliki tanda-tanda tersebut. Hanya orang baiklah yang berkenan kepada Allah."
Demikian kira-kira pemikiran Nikodemus. Persoalannya, tidak semua orang bisa melihat fakta tersebut.
Maka, demi keamanan ia menjumpai Yesus pada waktu malam dan berdiskusi dengan-Nya. "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/140042022-feri-nugroho.jpg)