Berita Tebo
Pasokan Cabai Menipis di Tebo Jambi Imbas Banjir di Sumbar, Cabai Merah Rp100 Ribu per Kg
Pasca bencara di Aceh dan sumatera, harga cabai di Tebo, Jambi melonjak jadi Rp100 ribu per Kg. Alur distribusi terhambat pascabencana
Penulis: Sopianto | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Pedagang Pasar Tanjung Bungur, Kabupaten Tebo, Jambi menyebut pasokan cabai, bawang dan sejumlah kebutuhan lainnya semakin menipis.
Hal tersebut merupakan dampak banjir bandang yang melanda di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumur).
Peristiwa tersebut tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga mengganggu pasokan sejumlah komoditas penting ke berbagai pasar tradisional.
Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan saat ini adalah cabai merah mencapai Rp 100 ribu per kilogram.
Kenaikan ini cukup mengejutkan masyarakat, terutama para ibu rumah tangga dan pelaku usaha yang sangat bergantung pada pasokan cabai untuk kebutuhan sehari-hari.
Makmur, salah satu pedagang di Pasar Tanjung Bungur, menjelaskan bahwa kenaikan harga ini terjadi karena terhambatnya distribusi cabai dari daerah penghasil di Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
"Kemungkinan kenaikan disebabkan, jalur transportasi yang rusak akibat banjir bandang membuat pasokan berkurang drastis," ujarnya Selasa (2/12/2025).
Baca juga: Daftar Nama 10 Calon Direksi Perumda Air Tirta Mayang Kota Jambi periode 2026-2031
Baca juga: Calon LC Hilang Nyawa usai Disiksa Empat Orang lantaran Tolak Ritual
Ia memperkirakan harga cabai masih berpotensi naik dalam beberapa hari ke depan jika kondisi pasokan belum membaik.
Menurut Makmur, stok cabai saat ini semakin menipis sehingga pedagang kesulitan memenuhi permintaan pasar.
Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk memperlancar distribusi barang, agar harga komoditas kembali stabil dan masyarakat tidak semakin terbebani.
Diakuinya cabai yang dijual di Pasar Tanjung Bungur merupakan cabai lokal dan cabai dari Sumbar.
"Iya ada juga cabai lokal ada juga cabai dari Sumbar," imbuhnya. (Tribunjambi.com/Sopianto)
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Update Korban Bencana Aceh dan Sumatera - 744 Meninggal, 551 Orang Masih Hilang
Baca juga: Daftar Nama 10 Calon Direksi Perumda Air Tirta Mayang Kota Jambi periode 2026-2031
Baca juga: Wajah Dewi Astutik si Gembong Sabu Dua Ton Ditangkap di Kamboja
| Daftar Nama 10 Calon Direksi Perumda Air Tirta Mayang Kota Jambi periode 2026-2031 |
|
|---|
| Update Korban Bencana Aceh dan Sumatera - 744 Meninggal, 551 Orang Masih Hilang |
|
|---|
| 17 Saksi dan Dua Bulan Misteri Kematian Pasutri di Desa Bungku Batang Hari |
|
|---|
| Harga Durian di Jambi Kalah Mahal dari Cabai Merah yang Tembus Rp 100 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/03122025-cabai.jpg)