Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Longsor di Kerinci

Jalan Jambi-Sumbar via Tapan Longsor Kamis Malam setelah Sempat Dibuka Dua Jam

Jalan Lintas Jambi-Sumatera Barat via Sungai Penuh-Tapan kembali tertutup longsor pada Kamis (27/11/2025) malam.

Tayang:
Editor: Mareza Sutan AJ
Kompas.com/Istimewa via Kompas.com
LONGSOR - Kondisi Jalan Jambi-Sumatra Barat via Sungai Penuh-Tapan pada Kamis (27/11/2025) malam. Jalan kembali longsor setelah sempat dibuka dua jam. 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAI PENUH - Jalan Lintas Jambi-Sumatra Barat via Sungai Penuh-Tapan kembali tertutup longsor pada Kamis (27/11/2025) malam.

Jalur itu sempat terbuka selama dua jam.

Longsor pertama terjadi pada Kamis pagi.

Petugas gabungan kemudian berhasil menyingkirkan material yang menutup jalur tersebut dan akses sempat dibuka pada pukul 16.30 WIB.

Namun, hujan deras yang terus turun membuat longsor susulan kembali terjadi.

Jalur kembali tertutup sekira dua jam setelah dibuka.

"Untuk update informasi, jalur Sungai Penuh (Jambi) - Tapan (Sumbar) kembali macet, dikarenakan pada pukul 18.30 WIB turunnya kembali material longsor, terima kasih," kata Kanit Turjawali Polres Kerinci Ipda Debi Rusadi melalui pesan singkat, Kamis malam.

Menurut Debi, lokasi longsor masih berada di titik yang sama.

Petugas telah menghubungi operator alat berat untuk kembali membuka jalur.

Di area longsor, jaringan komunikasi juga terkendala sehingga petugas harus bergerak ke titik tertentu untuk mengirimkan laporan perkembangan kondisi di lapangan.

"Saat ini, Pak Waka (Wakapolres Kerinci), Kabag Ops, saya beserta anggota masih stanby di lokasi. Untuk alat berat sudah dihubungi," ujarnya.

Sejak pagi, tim gabungan telah mengerahkan alat berat untuk mempercepat pembukaan jalur.

Longsor sempat menyebabkan kemacetan sepanjang sekira 500 meter hingga 1 kilometer dari titik lokasi.

Sebagian masyarakat, kata Debi, memilih berhenti sementara di rumah makan sekitar lokasi dan sebagian lainnya menggunakan jalur alternatif melalui Muara Labuh.

Intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung lama membuat proses evakuasi dan pembersihan material longsor terkendala.

"Benar, saat ini memang hujan sedang turun di lokasi," kata Debi.

 

Sumber: kompas.com

 

Baca juga: Cerita Juru Makam di Sungai Kambang: Petir Menyambar saat Gali Kubur Malam Hari

Baca juga: Lima Cewek Sempat Viral Keroyok Mahasiswi di Buluran Kenali jadi Tersangka

Baca juga: Cara Komplotan asal Sumsel Curi 40 Motor di Mendalo lalu Jual Rp6 Juta

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved