Berita Batang Hari
Waspada Kekeringan dan Karhutla, BPBD Batang Hari Tingkatkan Kesiapsiagaan
BPBD Batang Hari siagakan 36 personel untuk mengantisipasi dampak El Nino yang berpotensi memicu kekeringan dan karhutla.
Penulis: Khusnul Khotimah | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Sebanyak 36 personel anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari disiagakan.
Hal ini untuk mengantisipasi potensi dampak fenomena El Nino Godzilla yang diprediksi memicu kekeringan hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan, meskipun BPBD Batang Hari belum menerima surat resmi dari BMKG terkait fenomena yang disebut sebagai Godzilla El Nino.
Petugas BPBD Batang Hari, Samral Lubis, mengatakan puluhan personel tersebut disiapkan untuk melakukan pemantauan dan respons cepat terhadap perkembangan cuaca serta potensi bencana.
"Kami sudah menyiapkan 36 personel, yang setiap hari akan bertugas sekira 12 hingga 13 personel untuk memantau kondisi cuaca saat ini," katanya, Senin (6/4/2026).
Ia menyampaikan, informasi awal mengenai potensi kekeringan berkepanjangan telah diperoleh melalui komunikasi internal, meski belum ada pemberitahuan resmi secara tertulis dari BMKG.
"Memang sampai saat ini kami belum menerima surat resmi dari BMKG, namun dari informasi grup sudah didapatkan bahwa ke depan ada potensi kekeringan atau Godzilla El Nino, artinya curah hujan akan semakin lama tidak turun," jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, kondisi tersebut menjadi perhatian utama BPBD Batang Hari. Pihaknya pun terus melakukan koordinasi dengan BMKG guna memastikan langkah antisipasi.
"Ini menjadi pemantauan utama kami. Kami akan terus berkoordinasi dengan BMKG dan melaporkannya kepada pimpinan agar dampaknya bisa diminimalisir," tegasnya.
Ia menambahkan, cuaca saat ini masih cenderung tidak menentu, di mana suhu panas bisa terjadi dalam beberapa jam sebelum akhirnya turun hujan.
"Cuaca sekarang ini kadang sangat panas, tapi beberapa jam kemudian bisa hujan," tuturnya.
Selain itu, pada pemantauan cuaca BPBD, juga mengantisipasi potensi karhutla, dan saat ini pihaknya masih mengkaji terkait karhutla yang ada di Kabupaten Batang Hari yang akan meningkat saat musim kemarau.
BPBD Batang Hari juga berencana melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
"Kami akan segera sosialisasi kepada stakeholder dan masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan," jelasnya. (Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah)
Baca juga: Suhu Jambi Diprediksi Lebih Panas, Pemprov Jambi Antisipasi Karhutla
Baca juga: Masuki Musim Kemarau, Enam Kecamatan di Tanjab Barat Waspada Karhutla
| Hardiknas 2026, Bupati Batang Hari Tekankan Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu |
|
|---|
| Produksi Pangan Batang Hari 2024–2025 Naik, Defisit Beras Menyusut |
|
|---|
| Bengkel Motor di Muara Bulian Terbakar, Damkarmat 2,5 Jam Padamkan Api |
|
|---|
| Produksi Ikan Budidaya Batang Hari Tembus 238 Ton di Awal 2026 |
|
|---|
| Petugas Damkar Batang Hari Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Atap Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Samral-Lubis-55.jpg)