Minggu, 10 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Batang Hari

Dana Desa Batang Hari 2026 Turun Lebih dari 60 Persen, Pemkab Fokus Program Prioritas

Total Dana Desa yang diterima Batang Hari tercatat sebesar Rp34.159.808.000, turun jauh dari realisasi tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp97 miliar

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Khusnul Khotimah | Editor: Heri Prihartono
Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Batang Hari, Taufiq pada Senin (26/01) memaparkan Dana Desa yang diterima Batang Hari tercatat sebesar Rp34.159.808.000, turun jauh dari realisasi tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp97 miliar. 

Ringkasan Berita:Dana Desa Kabupaten Batang Hari tahun anggaran 2026 mengalami penurunan signifikan hingga lebih dari 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 
Pemerintah daerah memastikan anggaran yang terbatas akan difokuskan pada program prioritas nasional dan pelayanan dasar masyarakat desa.

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Pemerintah Kabupaten Batang Hari memastikan Dana Desa tahun anggaran 2026 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Total Dana Desa yang diterima daerah ini tercatat sebesar Rp34.159.808.000, turun jauh dari realisasi tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp97 miliar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Batang Hari, Taufiq Senin (26/01) , mengatakan penurunan tersebut berdampak langsung pada kemampuan fiskal desa dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan masyarakat.

“Dana Desa tahun 2026 sekitar Rp34,1 miliar. Ini turun cukup drastis dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Taufiq.

Dengan jumlah 110 desa yang tersebar di delapan kecamatan, rata-rata Dana Desa yang diterima setiap desa berkisar antara Rp250 juta hingga Rp350 juta.

 Jika dipersentasekan, penurunan anggaran tersebut mencapai lebih dari 60 persen.

Taufiq menjelaskan, penurunan Dana Desa merupakan bagian dari kebijakan nasional yang mengacu pada keputusan Menteri Keuangan serta arahan Presiden Republik Indonesia terkait penyesuaian belanja negara dan fokus penggunaan anggaran.

“Penurunan ini merupakan kebijakan pusat. Dana Desa diarahkan untuk mendukung program-program prioritas nasional,” katanya.

Adapun prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2026 meliputi penanganan kemiskinan ekstrem melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT), penguatan desa berketahanan iklim dan tangguh bencana, serta peningkatan layanan dasar kesehatan skala desa, termasuk penanganan stunting.

Selain itu, Dana Desa juga difokuskan pada ketahanan pangan dan energi desa, dukungan implementasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), program padat karya tunai, pembangunan infrastruktur digital, serta penerapan teknologi tepat guna sesuai kewenangan desa.

“Seluruh prioritas ini telah kami sampaikan kepada pemerintah desa sebagai pedoman penggunaan Dana Desa tahun 2026,” ujarnya.

Terkait penyaluran, Taufiq menyebut Dana Desa direncanakan mulai disalurkan pada akhir Januari 2026, dengan catatan seluruh desa telah menyelesaikan kesiapan administrasi, termasuk penetapan dan pemostingan APBDes.

“Kami masih menunggu kesiapan administrasi desa. Jika seluruh persyaratan terpenuhi, penyaluran akan dilakukan. Diperkirakan pada bulan Maret sudah terlihat desa-desa yang menerima Dana Desa,” katanya.

Meski terjadi efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Batang Hari menegaskan komitmennya untuk memastikan program prioritas tetap berjalan, sementara kegiatan pendukung akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran.

“Kegiatan yang bersifat prioritas tetap kami jaga agar berjalan. Namun, untuk kegiatan pendukung kemungkinan akan diminimalisir,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved