Pasutri Terbakar di Merangin
Kronologi Terbakarnya Pasutri di Rumah Dinas Merangin
Sepasang Pasutri Di Kabupaten Merangin berinisial TP (37) dan PKK (27) yang merupakan pegawai honorer di DKUKMPP Merangin terbakar
Penulis: FRENGKY WIDARTA | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO- Pasangan suami istri (pasutri) di Kabupaten Merangin berinisial TP (37) dan PKK (27) yang merupakan pegawai honorer di DKUKMPP Merangin terbakar di dalam rumah dinasnya, rabu (13/08).
Kejadian itu terjadi pada hari minggu (10/08/2025) sekira pada pukul 18.30 Wib di rumah dinasnya di komplek kantor DKUKMPP Kabupaten Merangin.
Salah satu saksi berinisial MH yang merupakan penjaga kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin mengatakan bahwa dirinya sedang berada di dalam rumahnya tiba-tiba dipanggil oleh korban TP.
"Pada malam itu, minggu (10/08/2025) sekira pukul 18.30 Wib, saya masih duduk di dalam rumah, dan tanpa sadar saya tiba-tiba di panggil oleh korban suami penjaga kantor itu, dia minta tolong, tapi gak menjelaskan minta tolong apa, tiga kali dia manggil saya, lalu saya keluar rumah dengan nada suara panggilan yang semakin panik, saya menuju ke rumah dinasnya, saya melihat kondisi mereka sudah dalam keadaan terbakar di sekujur tubuhnya, saya melihat ke dalam rumahnya bahwa telah terjadi kebakaran di dalam rumahnya, dengan posisi istrinya berada di kamar tengah, posisi di dekat pintu kulkas, dan suaminya mengikuti saya ke dalam rumah ke dalam kamar menunjukkan adanya kobaran api, kobaran api sisanya sudah kecil kobaran apinya," kata MH saat di temui Tribun Jambi.
"Saya mengambil ember untuk mencari air di kamar mandi rumah korban, tapi kosong gak ada airnya, akhirnya saya segera menuju mussola di dekat rumah korban untuk mengambil air untuk memadamkan kobaran api tersebut," tambah MH.
Saksi MH melihat suaminya mengajak istrinya keluar dari rumah, dan sempat jatuh beberapa kali, kemudian datang seorang pegawai DKUKMPP Merangin, malam itu pegawai itu bekerja lembur, dan pegawai itulah yang mengantar korban ke RSUD Kolonel Abunjani Bangko untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.
"Untuk kehidupan keluarga sehari-hari dari kedua pasutri itu, kondisinya harmonis, untuk komunikasi intens itu kami memang jarang, karena setelah sore biasanya pasutri itu berjualan cireng di daerah tugu pedang koramil bangko, kalau melihat hubungan keluarga pasutri tersebut bagus dan harmonis," ungkap MH.
"Kalo beberapa hari sebelum kejadian saya tidak mendengar, soalnya hari jumat kemarin saya pulang kampung ke rumah istri saya, saya baru sampe rumah dinas ini, malam minggu, kejadiannya itukan minggu malam senin," lanjut MH.
"Kalau kondisi korban pada saat saya menolong korban saat itu, sangat memprihatinkan dengan banyak luka bakar di sekujur tubuhnya dengan kulitnya mengelupas," tutup MH.
Baca juga: Prediksi Skor Sheriff Tiraspol vs Anderlecht, Cek H2H dan Statistik di Liga Konferensi Eropa
Baca juga: Tersangka Korupsi Alat Praktik SMK Jambi yang Buron Rupanya Kabur ke Bandung
| Satreskrim Merangin dan Tim Forensik Palembang Olah TKP Lagi, Masih Bau Bensin |
|
|---|
| Nyawa Suami Istri Penjaga DKUKMPP Merangin yang Terbakar Ahad Malam itu tak Tertolong |
|
|---|
| Suami Korban Kebakaran di Rumdis Merangin Meninggal Dunia, Jenazah Dipulangkan ke Pacitan Sore Ini |
|
|---|
| Jenazah Fetti Khusnul Pasutri Terbakar di Rumah Dinas Merangin, Dibawa ke Pacitan |
|
|---|
| Kebakaran Rumah Dinas di Merangin Jambi, Pasutri Honorer Jadi Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Pasutri-Penjaga-Kantor-DKUKMPP-Merangin-Terbakar-di-Rumah-Dinas.jpg)