Rabu, 6 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Nasional

Berstatus Terpidana, Tapi Silfester Matutina Bisa Jadi Komisaris Independen BUMN ID Food

Berstatus terpidana tapi Silfester Matutina ditunjuk jadi komisaris independen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang pangan, ID Food.

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
Kompas
Berstatus terpidana tapi Silfester Matutina ditunjuk jadi komisaris independen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang pangan, ID Food. 

TRIBUNJAMBI.COM - Berstatus terpidana tapi Silfester Matutina ditunjuk jadi komisaris independen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang pangan, ID Food.

ID Food.merupakan corporate brand name dari Induk Holding BUMN Pangan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero). 

Penunjukan Silfester Matutina jadi komisaris independent itu dilakukan pada Maret 2025.

Nmaun belakangan diketahui jika Silfester Matutina merupakan terpidana.
'
Silfester Matutina divonis 1,5 tahun terkait kasus fitnah terhadap Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK).

Eks Wakapolri periode 2013-2014, Komjen Pol (Purn) Oegroseno Singgung status terpidana

Eks Wakapolri periode 2013-2014, Komjen Pol (Purn) Oegroseno pun menyinggung kasus pencemaran nama baik yang menjerat Silfester Matutina.

Jenderal Bintang Tiga itu berkomentar melalui akun instagram pribadinya @oegroseno_official

Baca juga: Enam Nama Kodam Baru di Indonesia, Jambi dan Sumbar Masuk Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol

Baca juga: Cara 2 Eks DPR RI Terima CSR BI dan OJK Rp28,38 M, Bikin Yayasan dan Transfer ke Rek Pribadi

"Terpidana bisa jadi Komisaris. Agak lain," tulis caption Oegroseno menggunakan emoticon tersenyum.

Oegroseno juga menyenggol para ternak Mulyono atau biasa disingkat Termul, sebutan para pengikut keluarga Joko Widodo.

Menurutnya, popularitas Silfester belakangan ini yang kerap tampil dan berseteru dengan Roy Suryo Cs terkait isu ijazah palsu Jokowi, justru membuka tabir kelam masa lalunya. 

"Para Termul tidak perlu membela Silfester Matutina!!! Popularitasnya membuka vonis pidana yang belum dilaksanakan," ujar Oegro.

Oegro menilai seharusnya penunjukkan Silfester untuk mengisi posisi Komisaris BUMN patut dipertanyakan. 

Sebab, dia saat ini menyandang status terpidana

"Pada saat ditunjuk sebagai komisaris BUMN, seharusnya dia menyatakan bahwa dirinya berstatus pidana. Apakah BUMN tidak minta SKCKnya sebelum diangkat jadi Komisaris BUMN??" tanya Oegro. 

Kasus Silfester Matutina

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved