News
Polemik Royalti Musik di Kafe, Ahmad Dhani: Putar Lagu Dewa 19 Featuring Virzha & Ello Gratis
Ahmad Dhani menyebut dirinya sebagai pemilik master lagu Dewa 19 dan dengan sukarela menggratiskan penggunaannya untuk restoran, khususnya yang
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA – Polemik soal royalti musik kembali memanas di Indonesia.
Setelah muncul perseteruan antara penyanyi dan pencipta lagu, kini giliran para pelaku usaha restoran yang ikut buka suara.
Banyak dari mereka memilih tidak lagi memutar lagu di tempat usaha karena khawatir harus membayar royalti yang diatur oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).
Sebagian restoran bahkan memilih menyetel suara alam—seperti gemericik air atau kicauan burung—dengan harapan bisa terhindar dari kewajiban membayar royalti.
Baca juga: LENGKAP 8 Pejabat Mabes Polri yang Diganti Kapolri, Ada Irjen Khrisna Murti dan Komjen Fadil Imran
Namun, Ketua LMKN, Dharma Oratmangun menegaskan bahwa penggunaan suara alam yang dikomersialkan pun tetap bisa dikenakan royalti.
"Kalau suara alam yang digunakan ternyata rekaman milik pihak ketiga, tetap ada hak cipta yang berlaku," katanya.
Di tengah gonjang-ganjing ini, musisi senior Ahmad Dhani justru mengambil langkah mengejutkan.
Ia secara terbuka mengizinkan restoran memutar lagu-lagu milik band-nya, Dewa 19, tanpa dipungut biaya royalti.
Pengumuman itu disampaikan lewat akun Instagram resmi @officialdewa19 pada Rabu (6/8/2025).
Dalam unggahannya, Ahmad Dhani menyebut dirinya sebagai pemilik master lagu Dewa 19 dan dengan sukarela menggratiskan penggunaannya untuk restoran, khususnya yang memiliki banyak cabang.
"Resto yang punya banyak cabang dan ingin nge-play lagu Dewa 19 (Dewa feat. Virzha - Ello), Ahmad Dhani sebagai pemilik master kasih gratis kepada yang berminat," tulisnya.
Ia pun membuka jalur komunikasi langsung untuk para pemilik restoran yang ingin memanfaatkan kesempatan ini. “Yang berminat DM akun @officialdewa19,” sambungnya.
Baca juga: Sosok Komjen Dedi Prasetyo, Wakapolri Pengganti Ahmad Dofiri, Punya Gelar Profesor
| AS Diduga Danai Demo Nepal Rp 14 T, Terungkap dari Dokumen yang Bocor |
|
|---|
| Penampakan Kondisi Rumah Tak Layak Huni Bayi Cacingan di Bengkulu, Kini Direhab Pemkab |
|
|---|
| Wali Kota Arlan Bantah Copot Kepsek SMPN 1 Prabumulih Sebut Mutasi Hal yang Wajar |
|
|---|
| Sudah 5 Bulan Beroperasi, Rumah Makan Jual Daging Anjing di Riau Digerebek Polisi |
|
|---|
| Nasib 3 Pelaku Bullying Siswi MTs di Donggala Dikeluakan dari Sekolah hingga Diproses Hukum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ahmad-dhaniisk.jpg)