Rombongan Umrah Jambi Kecelakaan

Pasutri Lansia Ahmad dan Muslima Berangkat Umrah dari Jambi, Pulang Dalam Duka, Warga Pudak Bersedih

Suasana duka menyelimuti kediaman Ahmad Sagari (56) dan istrinya Muslima (49), pasangan suami istri yang menjadi korban kecelakaan bus travel umrah

|
Penulis: Syrillus Krisdianto | Editor: Nurlailis
Tribunjambi.com/ Syrillus Krisdianto
RUMAH DUKA - Suasana duka menyelimuti kediaman Ahmad Sagari (56) dan istrinya Muslima (49), Senin (29/7/2025). Pasangan suami istri asal Desa Pudak, Kabupaten Muaro Jambi itu, menjadi korban tewas dalam kecelakaan bus travel umrah di Musi Banyuasin. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Suasana duka menyelimuti kediaman Ahmad Sagari (56) dan istrinya Muslima (49), di Jalan Pembibitan, Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (29/7/2025) siang.

Pasangan suami istri ini menjadi korban kecelakaan bus travel umrah di Musi Banyuasin.

Kemarin malam, rombongan umrah Jambi kecelakaan di Jalan Lintas Jambi-Palembang Km 142. Ahmad dan Muslima menjadi di antara korbannya. 

Keduanya dikenal sebagai sosok yang ramah, baik, dan aktif di lingkungan tempat tinggal mereka .

Pantauan Tribunjambi.com, pihak keluarga dan kerabat Ahmad Sagari (56) dan Muslima (49) terpukul atas kejadian yang menimpa korban.

Baca juga: Bus Rombongan Umrah Alami Kecelakaan, Agen Qitarabu Jambi Beri Pendampingan di Lokasi

Ahmad Sagari dan Muslima merupakan pasangan suami istri.

Hal itu disampaikan Iling Sumaji, tetangga korban.

“Para korban dikenal masyarakat sebagai sosok yang baik, ramah, dan mudah bergaul,” katanya saat ditemui Tribunjambi.com di rumah duka, Selasa (29/7/2025).

Dia menuturkan, Almarhum Ahmad bekerja sebagai supir Truk Tangki CPO.

Sementara almarhumah Muslima sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT).

Baca juga: Usai Kecelakaan Jamaah Umroh, Travel Samira Diketahui Tak Lapor ke Kanwil Kemenag Jambi

“Walaupun pulang ke rumah tiga bulan sekali karena nyupir, almarhum Ahmad tetap aktif di lingkungan RT,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Adi Yuswanto (44), adik Almarhum Muslima.

Dia menjelaskan, adiknya merupakan sosok yang baik dan ramah kepada keluarga dan tetangga.

“Kami sembilan bersaudara, saat ini korban meninggalkan tiga orang anak dan empat orang cucu, tiga dari anak pertama dan satu dari anak kedua,” jelasnya.

Adi berharap, kejadian itu tidak terulang kembali. 

“Semoga kejadian itu bisa diusut pihak berwenang, karena tujuannya ibadah ke tanah suci,” harapnya.

Baca juga: Rombongan Umroh Travel Samira Alami Kecelakaan, Kantor di Jambi Tutup Sementara

Kronologi Keluarga Tahu Kecelakaan

Adi Yusmanto menuturkan, awalnya korban dijemput travel sekira pukul 14.00 WIB.

“Travel menjemput di depan bengkel Eka Motor, berdekatan dengan Pos Damkar,” tuturnya. 

Dia menjelaskan, korban sempat menelepon anaknya sekira jam 17.00 WIB.

“Korban sempat telponan di dalam bus dengan anak laki-laki, mengabarkan sudah sampai kawasan sebapo,” jelasnya.

Namun, kenyataan pahit berkata lain. Pihak keluarga mendapat kabar Ahmad dan Muslimah mengalami kecelakaan.

“Dapat kabar dari pengurus ibadah umroh sekira pukul 20.00 WIB, peristiwa itu terjadi sekira sesudah Isya,” katanya.

Adi menjelaskan, tetangga segera menyusul ke tempat kejadian perkara.

“Tetangga kami, Iling menyusul ke lokasi untuk memastikan kabar tersebut,” jelasnya.

Senada dengan Adi, Iling Sumaji (44), membenarkan dia berangkat ke TKP untuk mengkonfirmasi kabar tersebut.

“Aku berangkat langsung ke lokasi dan sampai disana sekira pukul 00.00 WIB, setelah dicek, ternyata benar korban tetangga kami,” katanya.

Awalnya dia berangkat sendirian, segera disusul Yoga (30), keponakan Muslima serta beberapa keluarganya.

“Namun, yoga mendapat kabar via grup WhatsApp saat di kawasan Pal 14, ada kerabat pengajian membantu dilokasi, jadi mereka putar balik untuk menyiapkan pemakaman dirumah korban,” tuturnya.

Dia menerangkan, jenazah langsung dibawa dari lokasi ke kediaman korban untuk dimakamkan.

“Kami tiba sekira pukul 04.00 WIB, jenazah korban langsung dipersiapkan untuk prosesi pemakaman,” terangnya.

Adi menjelaskan, kabar duka tersebut langsung diumumkan di mushola kawasan tersebut.

“Diumumkan sesudah sholat subuh, lalu dimakamkan sekira pukul 10.00 WIB,” jelasnya.

Update berita Tribun Jambi di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved