Senin, 20 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Internasional

MANTAN PRESIDEN Brasil Dipaksa Pakai Gelang Pelacak, Rumah Digerebek 

Mantan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, menghadapi tekanan hukum yang luar biasa.  

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
Mantan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, menghadapi tekanan hukum yang luar biasa.  Kepolisian Brasil menggerebek rumah dan markas politiknya pada Jumat (18/7/2025) waktu setempat.   

TRIBUNJAMBI.COM - Mantan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, menghadapi tekanan hukum yang luar biasa.  

Kepolisian Brasil menggerebek rumah dan markas politiknya pada Jumat (18/7/2025) waktu setempat.  

Tak hanya itu, Bolsonaro juga diperintahkan untuk mengenakan gelang pelacak elektronik di pergelangan kakinya. 

Dia juga ilarang berkomunikasi dengan pejabat asing atau mendekati kedutaan, serta dilarang menggunakan media sosial.
Pembatasan ketat ini. 

Larangan yang diperintahkan  Mahkamah Agung Brasil itu muncul di tengah kekhawatiran bahwa Bolsonaro, yang sedang diadili atas dugaan merencanakan pembatalan hasil pemilihan presiden 2022, akan kabur ke luar negeri. 

Berdasarkan dokumen pengadilan, Kepolisian Federal Brasil menuduh Bolsonaro dan putranya, Eduardo, berkonspirasi dengan pemerintah Amerika Serikat (AS). 

Konspirasi itu untuk menjatuhkan sanksi kepada para pejabat Brasil.  

Upaya tersebut diduga akan secara langsung menguntungkan Bolsonaro. Dalam penggerebekan itu, kepolisian juga menyita uang tunai dolar AS dengan jumlah yang tak disebutkan. 

Baca juga: Remaja 16 Tahun Serang Sekolah di Brasil, 1 Siswa Tewas dan 3 Luka-Luka

Baca juga: IBU dan ANAK Ditangkap BNN: Jaringan Madura-Jakarta, 2 KG Sabu Kemasan Duren Gagal Edar 

Baca juga: Detik-detik Bripka Cecep dan Dua Warga Tewas di Acara Makan Gratis Pernikahan Anak Dedi Mulyadi

Hal yang mengejutkan, penggerebekan ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump secara terbuka berusaha memaksa Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva (Lula), untuk menghentikan proses persidangan Bolsonaro.  

Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif sebesar 50 persen bagi barang-barang Brasil yang masuk AS, sebuah ancaman yang ia unggah di akun media sosialnya, Truth Social.  

Trump bahkan menggambarkan proses pengadilan Bolsonaro sebagai "perburuan penyihir". 

Mahkamah Agung Brasil pada Jumat menuduh Bolsonaro dan putranya, Eduardo, bekerja sama dengan AS untuk mengenakan tarif tersebut.  

Dokumen pengadilan menyoroti pertemuan rahasia Bolsonaro dengan seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS, dan menyebut surat Trump sebagai “menghina” dan “ancaman langsung” terhadap kedaulatan Brasil.

Jair Bolsonaro Merasa Dihina dan Bantah Niat Kabur 

Menanggapi perintah mengenakan gelang pelacak, Bolsonaro menyebutnya sebagai "penghinaan terbesar".  

Ia bersikeras bahwa dirinya tidak pernah berniat meninggalkan Brasil

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved