Berita Nasional

Cerita Korban Selamat KMP Tunu 5 Jam Dekap Jenazah Ayah di Lautan: Bapak Sudah tidak Ada

Usai kapal karam, Toni bertahan hidup selama lima jam di laut lepas sambil berpegangan pada tubuh ayahnya yang sudah tidak bernyawa.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
TribunJatim.com/Sinca Ari
KORBAN SELAMAT - Toni menunjukkan foto ayahnya yang meninggal dalam peristiwa tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya 

Toni lalu tetap berpegangan pada jasad sang ayah dan berharap ada bantuan.

Lima jam setelah kejadian, kapal nelayan melintas dan ia berteriak meminta pertolongan.

"Kondisi bapak lemas, sempat masih hidup," ungkapnya.

"Teriak-teriak minta tolong (ke perahu nelayan)," imbuh dia.

Pasukan Katak TNI AL Dikerahkan

Memasuki hari ketiga pencarian bangkai kapal, TNI Angkatan Laut menurunkan Pasukan Katak guna mendeteksi posisi kapal tenggelam di Selat Bali.

Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya, Panglima Komando Armada II, menyampaikan bahwa tujuh personel Pasukan Katak serta delapan penyelam diterjunkan untuk misi pencarian ini.

"Serta tim penyelam dari Paska (pasukan katak) sebanyak 7 personel," ujarnya di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Sabtu.

Ia menambahkan, tim penyelam telah dibekali dengan alat sonar untuk mendeteksi benda logam di bawah laut.

Jika posisi kapal ditemukan, penyelaman akan dilakukan berdasarkan koordinat sonar tersebut.

"Dilengkapi sensor sonar, yang dilengkapi pin sonar dan sen scan sonar. Kami akan optimalkan, guna menemukan datum (kapal) tenggelam," jelas Alit.

"Kami juga membawa magnetumeter, untuk mengukur kekuatan magnet dibawah air, agar bisa menemukan kontak (kapal) tersebut," pungkasnya.

Penyebab Sementara Tenggelamnya KMP Tunu

KMP Tunu Pratama Jaya diketahui berangkat dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk, Bali, dengan membawa 12 kru, 53 penumpang, serta 22 kendaraan, termasuk 14 truk tronton.

Hingga kini, penyebab pasti tenggelamnya kapal masih dalam penyelidikan, tetapi ada dua dugaan utama.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved