Anak Penderita Sindrom SJS Meninggal

Apa Itu Sindrom Stevens-Johnson, Penyakit Langka yang Renggut Nyawa Bocah di Kota Jambi

Sindrom Stevens-Johnson (SJS) adalah reaksi kulit dan selaput lendir yang langka dan serius, seringkali akibat reaksi obat atau infeksi. 

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: asto s
Tribunjambi.com/ M Yon Rinaldi
PENYAKIT LANGKA - Raffi Akbar bocah 7 tahun yang menderita penyakit langka, Stevens–Johnson Sindrom ( SJS ). 

TRIBUNJAMBI.COM - Apa itu Stevens-Johnson Syndrome (SJS) atau Sindrom Stevens-Johnson, penyakit langka yang merenggung nyawa seorang anak di Kota Jambi bernama Raffi.

Apa itu Sindrom Stevens-Johnson?

Sindrom Stevens-Johnson (SJS) adalah reaksi kulit dan selaput lendir yang langka dan serius, seringkali akibat reaksi obat atau infeksi. 

Kondisi ini ditandai dengan ruam kemerahan atau keunguan yang menyebar, melepuh, dan pengelupasan kulit, serta dapat melibatkan mata, mulut, dan area genital. 

SJS dianggap sebagai keadaan darurat medis dan memerlukan perawatan segera di rumah sakit. 

Penyebab`Sindrom Stevens-Johnson:

Obat-obatan: SJS seringkali dipicu oleh reaksi obat, seperti antibiotik, obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), obat antikonvulsan, dan obat lain. 

Infeksi Sindrom Stevens-Johnson:

Infeksi bakteri, virus, atau jamur juga dapat memicu SJS pada beberapa kasus. 

Faktor risiko Sindrom Stevens-Johnson:

Usia di atas 40 tahun, jenis kelamin wanita, riwayat penyakit autoimun, dan infeksi HIV dapat meningkatkan risiko terkena SJS. 

Gejala Sindrom Stevens-Johnson:

Demam dan gejala seperti flu. SJS seringkali diawali dengan gejala mirip flu, seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan. 

Ruam kulit: Muncul ruam kemerahan atau keunguan yang menyebar luas dan melepuh, terutama pada wajah, badan, dan selaput lendir. 

Lepuhan pada selaput lendir: Muncul lepuhan pada mulut, mata, hidung, alat kelamin, dan anus. 

Nyeri: Penderita SJS sering mengalami nyeri pada kulit dan selaput lendir yang melepuh. 

Komplikasi:  ika tidak ditangani, SJS dapat menyebabkan komplikasi serius seperti kerusakan mata (konjungtivitis, bahkan kebutaan), kerusakan paru-paru, infeksi sekunder, dan kematian. 

Penanganan Sindrom Stevens-Johnson:

Hentikan obat yang dicurigai:

Penting untuk segera menghentikan penggunaan obat yang diduga memicu SJS. 

Perawatan Sindrom Stevens-Johnson:

Perawatan di rumah sakit meliputi pemberian cairan, nutrisi, pereda nyeri, dan penanganan luka pada kulit dan selaput lendir. 

Pengobatan Infeksi:
Jika ada infeksi sekunder, dokter akan memberikan antibiotik atau obat lain yang sesuai. 

Perawatan mata:
Perawatan mata yang tepat diperlukan untuk mencegah kerusakan mata dan kebutaan. 

Rehabilitasi:
Dalam beberapa kasus, rehabilitasi mungkin diperlukan untuk membantu pasien pulih dari kerusakan kulit dan komplikasi lainnya. 

Penting untuk diingat: SJS adalah kondisi serius yang memerlukan penanganan medis segera. Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.  (*)

Baca juga: Bagaimana Nasib SMPN 23 Kota Jambi? Tahun Ini Hanya Ada 13 Siswa Baru

Baca juga: Breaking News Sempat Pulih, Raffi Bocah Penderita Penyakit Langka di Jambi Pagi Berpulang

 

Baca juga: Anak di Jambi Kena Sindrom Langka, Kulit Raffi Lepas Jika Tidur di Kasur, Terpaksa Alas Daun Pisang

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved