News

Kepala BNN Sebut Artis Pengguna Narkoba Tak Perlu Ditangkap: Cukup Direhabilitasi

Pernyataan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Marthinus Hukom soal perlakuan terhadap artis pengguna narkoba memicu perdebatan publik. 

Ist
KEPALA BNN - Komjen Pol Marthinus Hukom 

TRIBUNJAMBI.COM – Pernyataan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Marthinus Hukom soal perlakuan terhadap artis pengguna narkoba memicu perdebatan publik. 

Ia menyebut, pengguna narkoba dari kalangan artis sebaiknya tidak ditangkap, melainkan direhabilitasi.

Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah podcast dan ditegaskan kembali usai peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di TMII, Jakarta Timur, Kamis (26/6/2025) malam.

“Artis itu harus dilihat dari konteksnya. Bukan tidak boleh ditangkap, tapi lihat dulu posisinya apa,” kata Marthinus.

Baca juga: Ratusan Pendaftar Ditolak, SMPN 17 Kota Jambi Hanya Terima 288 Siswa Baru

Menurutnya, artis adalah figur publik dan menjadi patron sosial yang memengaruhi generasi muda. 

Jika seorang artis ditangkap secara terbuka dan disorot media secara berlebihan, hal itu justru dapat menjadi kampanye gratis narkoba.

“Kalau kita sebarkan ke media secara berlebihan, itu sama saja kita mengkampanyekan narkoba gratis ke anak muda dan para pengikutnya,” jelas Marthinus.

Ia menambahkan, jika seorang artis hanyalah pengguna, maka ia harus diperlakukan sebagai korban dan bukan pelaku kriminal. 

Baca juga: Harga BBM per 1 Juli 2025, Pertamax Series dan Dexlite Turun Besok

Namun, jika terbukti sebagai pengedar, maka penegakan hukum secara tegas tetap berlaku.

“Kalau dia pengedar, ya tangkap dan penjarakan. Tapi kalau pengguna, dia adalah korban dan harus direhabilitasi,” tegasnya.

Bimbim Slank: Masukkan ke Rehabilitasi Dulu, Baru Proses Hukum

Musisi Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim Slank turut menanggapi pernyataan Kepala BNN tersebut.

“Bukan gak usah ditangkap, masukin ke rehabilitasi dulu sampai selesai, baru lanjut proses hukum,” ujar Bimbim usai acara di TMII.

Ia menilai, pendekatan ini tidak hanya berlaku untuk artis, tetapi untuk semua pengguna narkoba.

“Bukan cuma artis, semua pengguna harus diperlakukan seperti itu,” tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved