Berita Tanjabbar
Libatkan OPD hingga Baznas, Ini Jurus Pemkab Tanjabbar Jambi Atasi Stunting
Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Provinsi Jambi dilakukan secara menyeluruh dan lintas sektor.
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Nurlailis
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Provinsi Jambi dilakukan secara menyeluruh dan lintas sektor.
Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Tanjabbar, Katamso, mengatakan, di kegiatan Pra Penilaian Kinerja Penurunan Stunting se-Provinsi Jambi.
Dalam kesempatan itu, Wabup Katamso menjelaskan sejumlah strategi yang telah dilakukan pemerintah daerah, termasuk melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lembaga keagamaan.
Baca juga: Stunting di Tanjabbar Jambi Turun Drastis, Kini Hanya 7 Persen
"Kami mengedepankan pendekatan kolaboratif dan menyeluruh, bukan hanya dari sisi kesehatan, tapi juga ekonomi dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Strategi tersebut mencakup berbagai program. Dinas Perikanan, misalnya, melakukan budidaya bibit ikan dan memberikan bantuan keramba kepada masyarakat.
Dinas P3AP2KB menjalankan Program Dapur Sehat dan Forum Genre yang menyasar remaja dan keluarga.
Dinas Kesehatan memperkuat kegiatan Posyandu sebagai garda terdepan pemantauan tumbuh kembang anak.
Sementara Baznas Tanjabbar turut mendukung lewat bantuan langsung bagi keluarga rentan.
Baca juga: Bupati Tanjabbar Minta Camat Laporkan Desa Tertinggal Akan Tambah Excavator Amfibi di APBD Perubahan
Pemkab Tanjabbar juga menjalankan Safari Subuh dan Safari Jumat setiap minggu yang dipimpin langsung oleh Bupati. Dalam kegiatan itu disalurkan bantuan sembako serta susu untuk ibu hamil dan menyusui.
"Melalui kegiatan keagamaan yang rutin ini, kami bisa menyentuh langsung masyarakat, sekaligus menyampaikan edukasi pentingnya gizi untuk anak," jelas Katamso.
Keberhasilan strategi ini terlihat dari penurunan angka stunting dari 14,1 persen pada 2023 menjadi 7 persen pada 2024.
Menurut Katamso, sinergi antar sektor dan pendekatan langsung ke masyarakat menjadi kunci.
"Kami akan terus memperkuat program ini agar anak-anak Tanjabbar tumbuh sehat dan berkualitas," kata dia.
Update berita Tribun Jambi di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.