Berita Viral

PERSELINGKUHAN Istri dengan Kurir Paket Dibongkar Suami, Ada Chat Kirim Foto Celana Dalam dan Video

Selama penikahan, sang istri sering menggunakan ponselsuaminya untuk mengakses akun media sosial miliknya, termasuk Facebook, Massenger, dan aplikasi

|
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
ist
Viral di sosial media seorang istri selingkuh dengan kurir jasa pengiriman. 

Kepala Desa Bakan Jefry membenarkan kejadian kericuhan akibat pihak pengantin perempuan tidak jujur mengenai status perempuan. 

"Benar bahwa memang si perempuan ini sudah menikah. Bahkan dari informasinya dari Bhabinkamtibmas, perempuan ini (Nurdiana) sudah menikah tiga kali. Ini pernikahannya yang keempat," jelas Jefry kepada Tribun Lombok, Selasa (24/6/2025). 

Dikatakannya, hingga saat ini keluarga pengantin perempuan belum melaporkan kepada pemerintah desa terkait persoalan ini.

Pihaknya juga sedang menunggu penyelesaian kasus ini. 

Jefry menyampaikan, pengantin dimungkinkan belum melakukan malam pertama karena usai akad nikah langsung melakukan adat Nyongkolan dari Lombok Timur ke Lombok Tengah. 

"Dari pihak pengantin laki-laki mempersoalkan karena dari Kadus (Sangkor) tidak pernah jujur lah untuk memberikan informasi (status menikah) menurut keterangan dari pihak laki. Ini Informasi dari Bhabinkamtibmas," jelas Jefry. 

Pantauan Tribun Lombok, tampak kericuhan dan adu mulut terjadi antara mempelai laki-laki dan perempuan. 

Akibat kejadian tersebut, pengantin perempuan Nurdiana pingsan tak sadarkan diri setelah tampak tak kuasa melihat kejadian di hari bahagianya. 

Sementara dari rombongan keluarga mempelai laki-laki kemudian pergi meninggalkan rumah pengantin perempuan.

Termasuk meninggalkan pengantin perempuan.

Minta Ganti Rugi

Hari bahagia pada prosesi Nyongkolan berubah menjadi kekecewaan hingga kericuhan setelah pengantin perempuan asal Lombok Tengah, inisial N ternyata bukan gadis melainkan janda. 

Kericuhan hingga aksi saling dorong pada acara Nyongkolan itu tidak bisa terelakkan, pada Seinin (23/6/2025), menyusul identitas pengantin perempuan asal Desa Bakan, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah itu ternyata seorang janda yang sudah tiga kali menikah.

Dari video yang beredar RH, pengantin pria yang berasal dari Desa Montong Tangi, Sakra Timur, Lombok Timur, merasa kecewa dengan kabar istriya adalah seorang janda. Lantas ia kemudian meninggalkan begitu saja pengantin perempuan di rumah orang tuanya usai Nyongkolan. 

Kini, keluarga pengantin laki-laki menuntut ganti rugi berupa uang kepada pengantin perempuan untuk biaya akad nikah, resepsi, nyongkolan, mahar hingga uang pisuke. Informasi tuntutan pengembalian itu disampaikan oleh Kades Bakan Lombok Tengah, Jefry Ananta.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved