Senin, 27 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

News

Indonesia Bisa Cegah Terjadinya Perang Dunia Ketiga, Begini Kata Guru Besar UI

Situasi geopolitik di Timur Tengah memanas setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memerintahkan serangan besar-besaran ke tiga fasilitas

Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Kolase Tribun Jambi
Perdana Menteri (PM), Israel Benjamin Netanyahu mengaku senang dengan keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang ikut menyerang Iran. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA – Situasi geopolitik di Timur Tengah memanas setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memerintahkan serangan besar-besaran ke tiga fasilitas nuklir utama Iran pada Sabtu (22/6/2025) dini hari waktu Iran.

Tiga lokasi yang menjadi sasaran adalah Fordow, Natanz, dan Isfahan, pusat-pusat utama pengayaan uranium Iran.

Serangan udara ini menandai keterlibatan langsung AS dalam konflik Iran-Israel yang belakangan terus meningkat.

Beberapa jam setelah serangan, Trump menyampaikan pernyataan resmi dari Gedung Putih.

Ia mengklaim operasi militer tersebut telah “sepenuhnya menghancurkan kemampuan nuklir utama Iran”, dan memperingatkan bahwa balasan dari Iran akan dijawab dengan serangan yang lebih besar.

“Iran adalah penindas di Timur Tengah. Mereka harus memilih perdamaian. Jika tidak, serangan berikutnya akan lebih besar dan jauh lebih mudah,” kata Trump, dikutip dari BBC International.

Indonesia Diminta Aktif dalam Koalisi Perdamaian Dunia

Menanggapi perkembangan ini, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI), Prof Hikmahanto Juwana, menilai pemerintah Indonesia harus segera menyatakan sikap.

“Sikap pemerintah Indonesia harus berpihak kepada perdamaian dan berkoalisi dengan negara-negara yang mau berpihak pada perdamaian, sehingga bisa menekan eskalasi konflik,” ujar Hikmahanto kepada Tribun, Minggu (22/6/2025).

Ia menyebut tindakan AS sangat berbahaya karena memberi Iran dua pilihan ekstrem: menyerah atau menghadapi serangan lanjutan yang lebih besar.

Menurutnya, situasi ini bisa berkembang ke arah yang jauh lebih serius.

Empat Hal yang Perlu Diwaspadai

Hikmahanto menyebut ada empat poin penting yang harus dicermati dari eskalasi konflik AS-Iran:

Respons Iran: Apakah Iran akan memilih menyerah atau membalas serangan.

Sikap Dunia Internasional: Negara-negara lain akan menentukan arah geopolitik global, apakah mendukung AS atau Iran.

Potensi Perang Dunia: Jika banyak negara mendukung Iran dan terjadi polarisasi, bukan tidak mungkin Perang Dunia III (World War III) bisa meletus.

Langkah Lanjutan AS: Masih belum jelas apakah AS akan menghentikan serangannya atau justru melanjutkan operasi militer secara intensif.

“Kita harus mencermati bagaimana sikap AS selanjutnya. Apakah mereka berhenti di sini atau akan terus melanjutkan agresinya,” kata Hikmahanto.

Situasi ini menjadi perhatian global, termasuk Indonesia yang selama ini dikenal memiliki posisi luar negeri yang bebas aktif dan menjunjung tinggi perdamaian dunia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Indonesia Bisa Cegah Terjadinya Perang Dunia Ketiga, Begini Caranya, https://www.tribunnews.com/internasional/2025/06/22/indonesia-bisa-cegah-terjadinya-perang-dunia-ketiga-begini-caranya

Baca juga: Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus Rp2 Juta per Barel Usai AS Gempur Fasilitas Nuklir Iran

Baca juga: KOK BISA Siswa SD Sawer Biduan di Acara Perpisahan? Kepsek Klarifikasi

Baca juga: Siswa Bimbel Dukungan PalmCo Cetak Prestasi: 90 Persen Lulus PTN, 6 Jebol Kampus Unggulan Indonesia

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved