Berita Politik
ROCKY GERUNG Nilai Idealisme PSI Ganti Haluan, Beralih ke Kebutuhan Jokowi: Jadi Partai Oligarki
Pengamat Politik Rocky Gerung menilaui arah idealisme Partai Solidaritas Indonesia atau PSI sudah tidak sesuai dengan awal pembentuk.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
ROCKY GERUNG Nilai Idealisme PSI Ganti Haluan, Beralih ke Kebutuhan Jokowi: Jadi Partai Oligarki
TRIBUNJAMBI.COM - Pengamat Politik Rocky Gerung menilaui arah idealisme Partai Solidaritas Indonesia atau PSI sudah tidak sesuai dengan awal pembentuk.
Menurutnya belakangan ini idealisme partai yang kini diketuai anak Jokowi bernama Kaesang itu kabur.
Kata Rocky, partai berlambang mawar itu dulu membawa ide sosialisme, keadilan, dan kebebasan manusia yang disampaikan lewat anak muda.
Namun kini menurut Rocky Gerung, beralih pada kebutuhan Jokowi dan keluarga ataupun kepentingan oligarki.
Pergeseran idealisme PSI ini telah teramati oleh Rocky Gerung.
"Tentu saya kenal PSI dari awal, karena di awal-awal pembentukan partai itu, saya termasuk yang jadi semacam narasumber untuk memberi ceramah pada teman-teman muda pada waktu itu ya."
"Pada waktu itu saya menganggap bahwa PSI sebuah partai yang diajukan untuk menjadikan sebut saja ide sosialisme, ide kebebasan manusia, ide keadilan dilaksanakan melalui anak-anak muda ini kan. Itu idealnya begitu," jelas Rocky Gerung di kanal Youtube rockygerungofficial, Senin (9/6/2025).
Baca juga: JOKOWI Diminta Belajar ke SBY, Sahroni: Berilah Urusan Politik bagi Anak dan Mantu
Baca juga: POTRET Momen Gubernur Al Haris dan Wali Kota Maulana Bongkar Lapak PKL di Pasar Talang Banjar
Baca juga: PANTAS Aipda PS Dipatsus Propam di NTT, Oknum Polisi Rudapaksa Wanita saat Melapor Kasus Pelecehan
Kala itu, ia mengaku dihubungi Raja Juli dan Grace Natalie, dua tokoh yang ikut mendirikan PSI pada 16 November 2014.
Saat itu Rocky Gerung diminta menulis jurnal PSI serta memberikan penjelasan pada lambang yang dimiliki partai tersebut.
"Waktu itu, saya ikut menulis, bahkan mungkin saya pertama kali menulis atau diminta menulis di jurnal mereka. Saya juga ikut atau mungkin juga yang pertama menjelaskan, apa artinya solidaritas, apa artinya bunga mawar merah, apa artinya sistem partai."
"Jadi pada waktu partai itu dibentuk, Raja Juli dan Grace Natalie hubungi saya untuk memberi ceramah pertama tuh. Jadi sekali lagi, saya kenal asal-usul atau intensi dari partai itu, tapi kemudian partai itu berubah menjadi partai oligarki," papar Rocky Gerung.
Sinyal Kuat Ingin Gabung PSI dari Jokowi Sendiri
Sinyal kuat keinginan Jokowi bergabung dengan PSI sebelumnya sudah terlihat jelas.
Saat ditanya wartawan, Jokowi dengan tegas menolak kemungkinan masuk PPP, meskipun namanya santer disebut dalam bursa calon ketua umum.
Jokowi berdalih bahwa PPP memiliki banyak tokoh yang jauh lebih layak memimpin partai berlambang Ka'bah tersebut.
"Yang di PPP saya kira banyak calon-calon ketua umum yang jauh lebih baik, yang punya kapasitas, kapabilitas, punya kompetensi. Banyak calon yang dipilih, banyak sekali,” ujar Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Jumat (6/6/2025).
Baca juga: PSI Partai Pribadi Jokowi? Rocky Gerung Ungkap Strategi Mantan Presiden Jaga Pengaruh Politik
Setelah itu, Jokowi memberikan penegasan yang mengejutkan, menyatakan preferensinya untuk PSI meskipun belum ada pencalonan resmi sebagai caketum.
"Saya di PSI saja lah," ucapnya singkat.
Ketika ditanya tentang kemungkinan dilirik partai lain, Jokowi kembali menegaskan pilihannya pada PSI.
Hal itu mengukuhkan spekulasi mengenai masa depan politiknya di partai tersebut.
PSI: Sejak Awal Kami Rumah Jokowi
Menanggapi hal itu, PPSI menyatakan siap untuk menyambut Jokowi.
Wakil Ketua Umum PSI Andy Budiman menegaskan bahwa seluruh pengurus dan kader terbuka menerima Jokowi sebagai bagian dari keluarga besar PSI.
“Seluruh kader, pengurus PSI siap menyambut Pak Jokowi jika bergabung ke PSI,” kata Andy kepada wartawan, Minggu (8/6/2025).
Andy menyebut PSI sejak awal didirikan memang telah menjadikan Jokowi sebagai sosok sentral dalam perjuangan politik mereka.
“PSI bagaimanapun sejak awal adalah rumah Pak Jokowi."
"Sejak awal, partai ini didirikan untuk mendukung Pak Jokowi dan akan terus memperjuangkan apa yang menjadi visi Pak Jokowi tentang kemajuan Indonesia. Jadi, sekali lagi kami siap menyambut kedatangan Pak Jokowi,” tandas Andy.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Uang Rp734 Juta Dititipkan PT EBN ke Kejari Jambi Ternyata Tunggakan Pajak Parkir, Hapus Korupsi?
Baca juga: JOKOWI Diminta Belajar ke SBY, Sahroni: Berilah Urusan Politik bagi Anak dan Mantu
Baca juga: Ikut Penertiban PKL Talang Banjar, Ketua DPRD Kota Jambi Dukung Pemprov dan Pemkot
Baca juga: Berita Jambi Terpopuler, Tadah Menadah Batu Bara Curian s/d Vila di Wilayah Barat Jambi
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.