Berita Internasional

Kapal MV Serdal Tenggelam di Seychelles, 1 ABK WNI Meninggal

Kemlu RI bersama KBRI di Antananarivo, Madagaskar, saat ini tengah menangani peristiwa tenggelamnya Kapal MV Serdal

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Ilustrasi tenggelam - Kapal MV Serdal yang mengangkut 11 awak - sembilan di antaranya adalah WNI - karam. Satu orang awak kapal warga negara Indonesia tewas dalam insiden itu. 

TRIBUNJAMBI.COM - Tenggelamnya kapal MV Serdal yang berisi sembilan WNI menjadi perhatian.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Antananarivo, Madagaskar, saat ini tengah menangani peristiwa tenggelamnya Kapal MV Serdal.

Kapal itu karam di perairan Republik Seychelles atau Seiselensa — sebuah negara kepulauan yang terletak di Samudera Hindia, sekitar 1.600 kilometer dari daratan Afrika dan timur laut Madagaskar.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu RI, Judha Nugraha, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada 29 Mei 2025 pagi waktu setempat.

Kronologi Kapal Karam

Kapal MV Serdal yang berbendera Komoro saat itu tengah dalam perjalanan menuju Kepulauan Komoros dan singgah di perairan Seychelles untuk keperluan logistik.

Namun, saat tengah melakukan transit, kapal tersebut menghadapi cuaca ekstrem.

Kondisi itu mengakibatkan guncangan hebat dan akhirnya terbalik.

“Kapal tersebut mengalami kecelakaan laut di perairan dekat Seychelles saat sedang melakukan transit logistik.

"Kapal terbalik akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi yang terjadi secara tiba-tiba,” kata Judha kepada wartawan, Senin (2/6/2025).

Sembilan ABK WNI

Kapal MV Serdal diketahui membawa 11 awak kapal, terdiri dari 9 warga negara Indonesia dan 2 warga negara Nepal.

Dalam peristiwa tersebut, satu WNI yang diidentifikasi berinisial MB dilaporkan meninggal dunia, sementara 10 awak lainnya selamat.

KBRI Antananarivo telah menerima informasi bahwa pihak perusahaan akan bertanggung jawab menyelesaikan persoalan terkait insiden ini.

Saat ini, otoritas di Seychelles tengah melakukan proses otopsi terhadap jenazah MB, sedangkan tiga dari sepuluh korban selamat menjalani perawatan medis.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved