Berita Viral

Benarkah Susu Bantu Tinggi Anak? Begini Penjelasan Dokter soal Klaim Kepala BGN

Sebuah pernyataan mengejutkan datang dari Kepala BGN Dadan Hindayana, yang membagikan "rahasia" pertumbuhan tinggi badan dua putranya. 

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
SUSU: Sebuah pernyataan mengejutkan datang dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang membagikan "rahasia" pertumbuhan tinggi badan dua putranya. Dengan tinggi masing-masing 181 cm dan 185 cm, Dadan mengklaim kuncinya bukan hanya faktor keturunan. 

Benarkah Susu Bantu Tinggi Anak? Begini Penjelasan Dokter soal Klaim Kepala BGN

TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah pernyataan mengejutkan datang dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang membagikan "rahasia" pertumbuhan tinggi badan dua putranya. 

Dengan tinggi masing-masing 181 cm dan 185 cm, Dadan mengklaim kuncinya bukan hanya faktor keturunan.

Melainkan pola gizi yang ditanamkan sejak kecil, termasuk kebiasaan minum susu hingga dua liter per hari.

“Jadi tinggi badan bukan cuma masalah genetik, tapi juga asupan gizi yang cukup dan seimbang,” ungkap Dadan dalam peluncuran program 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bangkalan.

Namun pernyataan itu sontak mengundang perdebatan.

Benarkah susu bisa sedahsyat itu? 

Atau ada faktor lain yang lebih menentukan?

Dokter: Susu Penting, Tapi Bukan Segalanya

Menanggapi klaim tersebut, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, memberikan penjelasan medis yang lebih komprehensif. 

Baca juga: Diduga Gelapkan Ratusan Karton Susu, Pria Asal Riau Diamankan Polres Bungo

Baca juga: GP Ansor dan Pemuda Katolik Belajar "Minum Susu“ di Pertapaan Santa Maria Rawaseneng, Temanggung

Ia menegaskan bahwa meskipun susu memang mengandung nutrisi penting seperti protein dan kalsium, bukan berarti menjadi satu-satunya kunci pertumbuhan tinggi anak.

“Pertumbuhan tinggi badan anak juga dipengaruhi oleh faktor genetik, latihan fisik, dan pola makan secara keseluruhan,” ujar Ray, dikutip dari Kompas.com, Kamis (29/5/2025).

Ray menjelaskan, konsumsi susu dalam takaran wajar memang bermanfaat. 

Salah satu studi bahkan menemukan bahwa anak usia 5–12 tahun yang rutin mengonsumsi 250 ml susu pertumbuhan setiap hari selama dua bulan menunjukkan peningkatan tinggi badan yang lebih baik dibanding mereka yang tidak minum susu.

Namun ia juga mengingatkan: dua liter susu per hari tidak diperlukan oleh semua anak

Kebutuhan gizi anak bersifat individual, tergantung usia, jenis kelamin, hingga kondisi kesehatan.

Masa Kritis Pertumbuhan dan Peran Susu Fortifikasi

Ray juga menyoroti pentingnya masa emas pertumbuhan, yakni 1.000 hari pertama kehidupan serta masa remaja. 

Di periode inilah tubuh paling responsif terhadap asupan gizi mikro seperti kalsium, zat besi, vitamin D, dan C.

“Susu pertumbuhan yang difortifikasi dengan zat gizi mikro terbukti melalui penelitian di Indonesia dapat meningkatkan pertumbuhan fisik balita secara signifikan,” jelasnya.

Meski begitu, Ray kembali menegaskan bahwa susu harus dilihat sebagai pelengkap, bukan makanan utama. 

Baca juga: Makan Bergizi Gratis Hari Kedua di Kota Jambi Tanpa Susu

“Saat anak sudah MPASI, makanan seimbang harus menjadi fondasi gizi mereka,” kata dia.

Asupan Berlebihan Bisa Berdampak Negatif

Alih-alih mengagungkan susu dalam jumlah besar, Ray mengingatkan akan risiko asupan berlebih. 
Kebutuhan kalsium harian anak usia 4–9 tahun hanyalah sekitar 1.000 mg, dan naik menjadi 1.200 mg saat memasuki usia 10–18 tahun. 

Jumlah ini bisa dipenuhi dari berbagai sumber makanan, tidak harus dari susu dalam takaran ekstrem.

Pernyataan Dadan memang mencuri perhatian, tetapi para ahli seperti Dr. Ray menekankan pentingnya melihat pertumbuhan sebagai hasil dari kombinasi banyak faktor. 

Susu berperan, namun tidak bisa berdiri sendiri.

Jadi, jika Anda berharap anak tumbuh tinggi hanya dengan menenggak susu berliter-liter, ada baiknya berpikir ulang dan mulai membangun pola makan sehat yang lebih menyeluruh.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: DIPECAT Dua Perawat Usai Nekat Live TikTok Tunjukkan Sedang Jahit Tubuh Pasien Operasi Caesar

Baca juga: Ditinggal Kawannya Kabur, Maling Motor di Medan Berujung Dimassa

Baca juga: Kode Redeem FF Free Fire Hari Ini Kamis 29 Mei 2025, Tukar di Reward.ff.garena ada Diamond Full

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved