Berita Internasional

Israel Serang Sekolah di Gaza yang jadi Tempat Mengungsi, 24 Orang Meninggal

Setidaknya 24 warga Palestina dilaporkan meninggal dunia dalam dua serangan udara terpisah yang dilakukan Israel pada malam hari.

Editor: Mareza Sutan AJ
Telegram Quds News Network
ISRAEL SERANG SEKOLAH - Dua serangan Israel menyasar sekolah yang jadi tempat mengungsi di Gaza. 24 orang meninggal dalam insiden itu. 

TRIBUNJAMBI.COM - Setidaknya 24 warga Palestina dilaporkan meninggal dunia dalam dua serangan udara terpisah yang dilakukan Israel pada malam hari.

Salah satu serangan menargetkan sebuah sekolah di Gaza tengah yang tengah digunakan sebagai tempat perlindungan bagi keluarga-keluarga yang kehilangan tempat tinggal, demikian menurut keterangan petugas medis dan otoritas pertahanan sipil.

Sekolah yang menjadi sasaran adalah Sekolah Fahmi Al-Jargawi yang berlokasi di Kota Gaza.

Tempat tersebut diketahui menampung ratusan pengungsi yang sebelumnya melarikan diri dari Beit Lahia di bagian utara, wilayah yang saat ini sedang digempur intensif oleh militer Israel.

Seorang juru bicara Pertahanan Sipil Gaza yang dikelola Hamas menyebutkan bahwa sebanyak 20 jenazah ditemukan di sekolah tersebut—termasuk anak-anak—dengan kondisi hangus akibat kebakaran yang menghanguskan dua ruang kelas yang telah diubah menjadi tempat tinggal sementara.

Militer Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.

"Api berkobar di mana-mana. Saya melihat mayat-mayat hangus tergeletak di tanah," kata Rami Rafiq, seorang warga yang tinggal di seberang sekolah, dalam panggilan telepon dengan BBC.

"Anak saya pingsan saat melihat pemandangan mengerikan itu."

Video yang tersebar di media sosial memperlihatkan kobaran api besar membakar sebagian gedung sekolah.

Gambar-gambar korban luka bakar parah, termasuk anak-anak, serta penyintas yang mengalami luka serius.

Media lokal melaporkan bahwa salah satu korban tewas adalah Mohammad Al-Kasih, Kepala Investigasi Polisi Hamas di Gaza utara, yang meninggal bersama istri dan anak-anaknya.

Beberapa saat sebelum serangan terhadap sekolah tersebut, serangan udara lainnya menghantam sebuah rumah di pusat Kota Gaza, menewaskan empat orang, menurut Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas.

Kedua serangan tersebut merupakan bagian dari gelombang ofensif militer Israel yang tengah meningkat di wilayah utara Jalur Gaza selama sepekan terakhir.

 

SUMBER: BBC

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved