Berita Viral
Di Balik Sosok Frengky Monim di Pria Gondrong: “Tuhan” dari Genyem yang Kini Merasa Difitnah
Di tengah riuhnya dunia maya Papua dengan tudingan sesat dan klaim ilahi, sosok Frengky Monim justru tampil berbeda dari apa yang selama ini ramai.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM – Di tengah riuhnya dunia maya Papua dengan tudingan sesat dan klaim ilahi, sosok Frengky Monim justru tampil berbeda dari apa yang selama ini ramai diberitakan.
Dia memberikan klarifikasi lewat sebuah video pendek yang beredar Sabtu (10/5/2025).
Frengky muncul bukan sebagai sosok yang jumawa atau penuh kharisma agama.
Melainkan sebagai seorang pria sederhana yang merasa disalahpahami.
Frengky, yang selama ini disebut-sebut sebagai "Tuhan" oleh segelintir warga di Genyem, Distrik Nimboran, akhirnya bersuara.
Ia tidak menyangkal bahwa video yang viral itu menampilkan dirinya.
Namun ia membantah keras interpretasi yang melekat padanya.
“Sebenarnya tidak seperti begitu,” ucapnya lirih dalam video berdurasi dua menit lebih sedikit itu.
Baca juga: Frengky Monim si Pria Gondrong Viral Klarifikasi Isu Sesat: "Saya Tidak Pernah Mengaku Tuhan"
Baca juga: ANEHNYA Cara Ibadah Pria Gondrong Ngaku Tuhan di Papua: Wanita Hamil Mengandung Anak Roh Kudus
Nama Frengky telah menjadi bahan perbincangan sejak isu tentang ajaran sesat mencuat.
Bahkan, ia sempat dikabarkan kabur ke Sorong Selatan, Papua Barat Daya.
Namun dalam penjelasannya, Frengky justru terlihat tenang dan ingin menyelesaikan polemik ini dengan kepala dingin.
Ia mengaku menjadi korban framing oleh pihak-pihak yang tidak suka padanya.
“Ada keterangan yang viral, termasuk dari Bapak Kapolres Jayapura. Itu semuanya tidak benar,” ujarnya, menyiratkan rasa kecewa namun tetap menjaga nada bicara.
Lebih dari sekadar membela diri, Frengky menunjukkan niat terbuka: ia siap kembali ke Jayapura, menghadapi aparat kepolisian, dan menyampaikan klarifikasi secara resmi.
Namun yang menarik, dalam klarifikasinya, Frengky juga mengirim pesan khusus kepada para tokoh agama.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.