Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Viral

Honorer Kampus Jadi Pelaku Kecurangan UTBK SNBT Universitas Jember, Remote Komputer Peserta Ujian

Terungkap cara honorer, pelaku kecurangan UTBK SNBT 2024 di Universitas Jember.

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
utbk
Ilustrasi UTBK SNBT 2024 - Terungkap cara honorer, pelaku kecurangan UTBK SNBT 2024 di Universitas Jember. 

TRIBUNJAMBI.COM- Terungkap cara honorer, pelaku kecurangan UTBK SNBT 2024 di Universitas Jember.

Menurut Wakil Rektor I Universitas Jember Prof Slamin, pelaku yang berstatus tenaga honorer sudah bekerja selama 8 tahun sebagai staf TIK FEB Universitas Jember

"Sudah bekerja 8 tahun, dia memang bekerja di bagian operasional komputer fakultas, tetapi bukan bagian jabatan vital," ujarnya, Sabtu (3/5/2025).

Kata Prof Slamin, pelaku telah memasang remote akses di atas lemari sejak Oktober 2024, sebelum pelaksanaan UTBK SNBT di kampus ini berlangsung.

"Dia hanya meletakkan alat itu, agar bisa diakses oleh pihak eksternal. Alat itu yang digunakan untuk menghubungkan dengan komputer peserta UTBK," kata Prof Slamin.

Namun, Prof Slamin enggan mengungkapkan identitas pegawai honorer tersebut.

Baca juga: 5 Berita Politik Jambi Terpopuler Sepekan, Al Haris Jadi Ketua PAN Jambi s/d Zulhas Cawapres

Baca juga: Pak Bray Sindir Pemkot Jambi Viral: Uang Kebersihan dan Parkir ke Mana Larinya?

Dia berdalih hal itu akan dipublikasikan oleh panitia pusat SNBT penerimaan mahasiswa baru.

"Biarlah itu disampaikan oleh pihak yang berwenang. Karena saya kapasitasnya bukan penyidik," ulasnya.

Mengingat, kata dia, Universitas Jember masih memerlukan keterangan dari honorer ini, karena dikhawatirkan yang bersangkutan terafiliasi dengan sindikat joki SNBT nasional.

"Karena beberapa kali kami tanyai, yang bersangkutan bilang tidak tahu. Dia hanya bilang ditugasi pasang alat dan dijanjikan uang banyak," kata Prof Slamin.

Sementara itu, Koordinator TIK Pusat UTBK SNBT Universitas Jember Prof Bayu Taruna, mengaku kesulitan saat mendeteksi keberadaan server yang dipasang oleh pegawai honorer tersebut.

"Saat itu dihari pertama SNBT, IP adressnya ganti-ganti terus. Tetapi setelah kami amati, pot komputernya sama. Akhirnya kami terus melacak," ungkapnya.

Ketika Panitia SNBT Universitas Jember melakukan pelacakan.

Kata dia, mendadak komputer milik pegawai tersebut mati saat pukul 16.00 WIB.

"Sehingga kami tidak bisa melacak sumbernya, setelah itu kami langsung ganti semua komputer di Lab FEB, sebagai langkah antisipasi," ulasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved