Polemik di Papua
Pencarian Iptu Tomi S Marbun Ditutup, Anggota DPR Minta Investigasi Menyeluruh-Transparan, Ada Apa?
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Papua, Yan Permenas Mandenas meminta hilangnya Iptu Tomi Samuel Marbun tidak hanya sebatas pencarian.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
“Masyarakat tidak pernah merasa diteror. Jadi kalau kemudian ada kontak senjata setelah operasi dimulai, muncul persepsi bahwa ini bisa jadi cipta kondisi yang dilakukan, bukan murni perlawanan dari Kelompok KKB. Persepsi ini muncul dari para tokoh masyarakat dan LSM setempat,” jelas Yan.
Sebagai langkah konkret, Mandenas mendesak agar Kapolda Papua Barat segera menonaktifkan Kabid Propam Polda Papua Barat AKBP Choiruddin Wachid, yang merupakan mantan Kapolres Teluk Bintuni.
Yan menilai hal ini penting untuk memastikan proses penyidikan berjalan netral dan tidak ada konflik kepentingan.
“Kalau Kapolda Papua Barat dan Mabes Polri serius membongkar kasus ini, harus nonaktifkan Kabid Propam Polda Papua Barat dulu. Setelah itu, jalankan proses dengan transparan tanpa melindungi siapa pun. Hal ini penting untuk memberikan kejelasan bagi publik, keluarga Iptu Tomi Marbun dan menjaga stabilitas di Papua,” tegas Yan Mandenas.
Baca juga: Harta Kekayaan Hingga Profil Irjen Jhonny Isir, Eks Ajudan Jokowi Jadi Kapolda Papua Barat: Rp7 M
Sebelumnya diberitakan, pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun dalam Operasi SAR dan Operasi Alfa Bravo Moskona 2025 resmi ditutup Kapolda Papua, Irjen Pol Jhonny Isir, Kamis (1/5/2025).
Upaya merekonstruksi hilangnya mantan Kasat Reskrim Polres Bintuni juga telah selesai.
Penutupan itu sebagaimana disampaikan Kabid Humas Papua Barat, Kombes Pol Ignasius Benny Ady Prabowo melalui siaran persnya.
Kata dia, penutupan operasi pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun telah dilakukan secara resmi oleh Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Jhonny Isir.
Irjen Pol Jhonny Isir memberikan mengapresiasi seluruh personel yang terlibat dalam operasi berskala besar tersebut.
“Dedikasi, loyalitas dan kerja sama antara instansi selama lebih dari empat bulan operasi ini merupakan bentuk nyata semangat kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh Polri,” ujar Jhonny.
Meski hasil akhir operasi ini belum menemukan Iptu Tomi Samuel Marbun, Irjen Pol Jhonny Isir menekankan seluruh anggota telah menunjukkan integritas, ketangguhan, dan semangat persaudaraan dalam misi kemanusiaan tersebut.
“Kalian adalah prajurit terbaik yang telah menjaga kehormatan institusi,” tambahnya.
Irjen Pol Jhonny Isir juga mengingatkan seluruh anggota untuk menjaga kesehatan, disiplin, dan kembali melaksanakan tugas di satuan masing-masing dengan semangat baru setelah operasi pencarian.
“Ini bukan akhir dari perjuangan, tapi babak baru untuk terus menjaga profesionalisme dan semangat melayani masyarakat, terutama dalam tugas-tugas kemanusiaan,” tegas mantan Ajudan Presiden Jokowi itu.
Riah Tarigan: Terimakasih
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.