Berita Viral

Pengamat Menilai Presiden Prabowo Mulai Mengecilkan Peran Gibran di Pemerintahan

Pengamat politik menilai Presiden Prabowo mulai mengecilkan peran Gibran di pemerintahan.

Editor: Suci Rahayu PK
Ist
ELIMINASI PERAN: Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam momen tertentu. Pengamat Politik Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti mengungkapkan empat tanda peran Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka berkurang di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

TRIBUNJAMBI.COM- Pengamat politik menilai Presiden Prabowo mulai mengecilkan peran Gibran di pemerintahan.

Penilaian ini disampaikan pengamat politik Ray Rangkuti menanggapi keinginan pensiunan jenderal TNI yang mau menggulingkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sebagian orang menganggap wajar, karena Gibran dinilai tidak mumpuni untuk memimpin negeri ini, apalagi dia terpilih melalui proses konstitusi yang tidak wajar dan penuh nuansa nepotisme.

Menurut pengamat politik Ray Rangkuti, sebenarnya Presiden Prabowo mulai mengecilkan peran Gibran di pemerintahan.

Tentu ini sama saja dengan menghabisi karier politik Gibran yang terbuka lebar, mengingat usianya yang masih muda.

Menurut Ray, ada empat tanda mengecilnya peran Gibran dalam pemerintahan Prabowo Subianto.

Melansir dari Tribunnews.com, Minggu (27/4/2025) Ray Rangkuti menyebut, pertama terkait nasib Program Lapor Mas Wapres.

"Program Lapor Mas Wapres tidak jelas," ujarnya.

Baca juga: Kesal Kerap Dimarahi, Bocah SMP di Purwakarta Aniaya Kakeknya Dibantu Temannya yang 13 Tahun

Baca juga: Usai Viral Tagihan Listrik Penjual Gorengan Rp12,7 Juta, Kini PLN Tolak Dibayar Pakai Uang Donasi

Kedua, Gibran tak diutus pemerintah untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan.

"Lazimnya, kalau presiden berhalangan, wakil presiden yang diutus. Ini bagian dari itu tadi, Pak Prabowo meminimalisasi peran Gibran di dalam pemerintahan," imbuhnya.

Atas hal itu ia meyakini Presiden Prabowo semakin meminimalisir peran Gibran di dalam pemerintahan.

Tapi tetap dibutuhkan semacam eksistensi menjaga popularitas di kalangan publik.

"Maka dibuatlah kerja-kerja yang memungkinkan Wapres Gibran tetap diperbincangkan. Salah satunya melalui video di YouTube," terangnya.

Ketiga, Gibran yang tak lagi ambil peran dalam Program Makan Bergizi Gratis.

Keempat, Gibran tak kunjung ditunjuk pimpin wilayah aglomerasi Jabodetabek.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved