Berita Internasional
27 Warga Palestina Meninggal akibat Serangan Israel, Ada Sandera yang Sempat Dibebaskan
Sebanyak 27 warga Palestina, termasuk sandera Palestina yang dibebaskan Israel selama gencatan senjata dikabarkan meninggal dunia.
TRIBUNJAMBI.COM - Sebanyak 27 warga Palestina, termasuk sandera Palestina yang dibebaskan Israel selama gencatan senjata dikabarkan meninggal dunia.
Serangan tersebut terjadi pada Ahad malam hingga Senin (17-28/4/2025) waktu setempat.
Laporan pejabat kesehatan setempat menyebutkan, serangan Israel di Gaza pada malam hari hingga Senin menewaskan sedikitnya 27 warga Palestina.
Satu di antara sandera Palestina yang dibebaskan oleh Israel selama gencatan senjata juga meninggal dunia dalam serangan itu.
Sejak mengakhiri perjanjian gencatan senjata bulan lalu, pasukan militer Israel telah melancarkan serangan harian di Gaza .
Israel telah menghentikan semua impor bagi dua juta warga Palestina di wilayah itu, termasuk makanan dan obat-obatan, sejak awal Maret dalam apa yang disebutnya sebagai upaya untuk menekan kelompok militan itu agar membebaskan sandera.
Pengeboman harian dan kelaparan yang meluas telah memakan banyak korban di kalangan penduduk Gaza yang paling rentan, termasuk wanita hamil dan anak-anak.
Serangan udara Israel menghantam sebuah rumah di Beit Lahiya.
Serangan itu menewaskan 10 orang, termasuk seorang sandera Palestina, Abdel-Fattah Abu Mahadi, yang telah dibebaskan sebagai bagian dari gencatan senjata.
Istrinya, dua orang anak, dan seorang cucu juga tewas, menurut Rumah Sakit Indonesia yang menerima jenazah tersebut.
Serangan lainnya menghantam sebuah rumah di Kota Gaza, menewaskan tujuh orang, termasuk dua wanita, menurut layanan darurat Kementerian Kesehatan Gaza.
Adapun, dua orang lainnya terluka.
Minggu malam, serangan udara menghantam sebuah rumah di kota selatan Khan Younis, menewaskan sedikitnya 10 orang, termasuk lima saudara kandung yang berusia empat tahun, menurut Kementerian Kesehatan.
Dua anak lainnya tewas bersama orang tua mereka, menurut Rumah Sakit Nasser, yang menerima jenazah tersebut.
Belum ada komentar langsung dari militer Israel.
| Dirjen WHO di Depan Kapal Hondius: Hantavirus bukan Covid |
|
|---|
| Iran Semprot Austria: Tuduhan Serangan ke UEA Gegabah dan Terhasut Hoaks |
|
|---|
| Kecewa Jadi Alasan Trump Tarik Pasukan AS dari Eropa: Waktu Kita Butuh, Mereka tak Ada |
|
|---|
| Cibir Aktivis Flotilla, PM Israel Netanyahu: Kalian Hanya Bisa Lihat Gaza di YouTube |
|
|---|
| Bahrain Depak 69 Warga Pro Iran, Raja Hamad: Keamanan Nasional Harga Mati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/israel-serang-palestina-28042025.jpg)