Berita Viral

Sekelas Dedy Mulyadi Ketahuan Nunggak Pajak hingga Rp 41 Juta Lebih, Berdalih Mau Mutasi: Dari Dulu

Dedi Mulyadi tidak mau membayar pajak untuk warga Jakarta. Ia ingin membayar pajak untuk kepentingan masyarakat Jawa Barat.

Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
IST
Terkuak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ketahuan belum membayar pajar mobil Lexus miliknya. Total keseluruhan yang harus dilunasi Dedi Mulyadi mencapai Rp 41.794.200. 

TRIBUNJAMBI.COM - Terkuak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ketahuan nunggak pajak mobil Lexus miliknya.

Dilansir dari postingan salah satu akun di sosial media, diketahui data resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta per 19 April, mobil itu tercatat sebagai Lexus LX600 4x4 keluaran Tahun 2022.

Mobil milik Dedi Mulyadi itu memiliki pasaran hingga Rp 1,9 miliaran.

Yang mencuri perhatian, mobil milik Dedi Mulyadi itu menunggak pajak.

Meski STNK Lexus itu masih berlaku hingga 19 Januari 2029, namun status pajak kendaraanya sudah melewati jatuh tempo yakni 19 Januari 2025.

Total keseluruhan yang harus dilunasi Dedi Mulyadi mencapai Rp 41.794.200.

Baca juga: Nekat Lawan Prabowo, Baby Aisyah TKW Taiwan Larang Anak Ikut Makan Siang Gratis: Merendahkan

Baca juga: Paula Verhoeven Ngaku Ngamar dengan Pria Lain, Bantah Selingkuhi Baim Wong: Cuma Duduk Jauhan

Baca juga: Bidan Setir Ambulans Bawa Ibu Hamil Ketuban Pecah, Takut Ada Infeksi: Keselamatannya Kami Pikirkan

Akan tetapi, Dedi Mulyadi rupanya sengaja menunggak pajak karena sedang proses mutasi dari Jakarta ke Jawa Barat.

Dengan kata lain, Dedi Mulyadi tidak mau membayar pajak untuk warga Jakarta.

Ia ingin membayar pajak untuk kepentingan masyarakat Jawa Barat.

Dedi Mulyadi pun mengakui kalau mobil mewah Lexus LX600 4X4 AT bernomor polisi B 2600 SME itu merupakan mobil miliknya.

Dedi Mulyadi pun mengaku ogah membayar pajak karena masih pelat Jakarta.

"Mobil Lexus atas nama Dedi Mulyadi masih nunggak pajak, saya sampaikan bahwa mobil itu bernomor Jakarta, dan karena itu masih kredit, belum lunas, maka saya akan melakukan mutasi ke Jawa Barat," katanya melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial.

Menurut dia, tidak elok jika Gubernur Jawa Barat malah memakai pelat nomor Jakarta.

"Karena sebagai gubernur jawa barat tidak elok rasanya kalau saya menggunakan nomor Jakarta," kata Dedi.

Dedi Mulyadi menjelaskan, saat ini mobil itu sedang dalam proses mutasi dari Jakarta ke Jawa Barat.

"Karena itu masih di bawah kendali dari leasing, maka pihak leasing sedang memproses untuk mutasi dan dalam proses itu nanti pada akhirnya seluruh tunggakan di Pemda DKI akan lunas dan dilunasi," katanya lagi.

DEDI MULYADI - Gubernur Jawa Barat terpilih 2025-2025 yang dilantik 20 Februari 2025.
DEDI MULYADI - Gubernur Jawa Barat terpilih 2025-2025 yang dilantik 20 Februari 2025. (ISTIMEWA)

Ia pun mengaku memindahkan ke Jawa Barat agar nanti membayar pajaknya di Jabar.

"Kemudian nomornya di Jawa Barat, dan nanti saya bayar pajaknya di Jawa Barat untuk kepentingan rakyat Jabar," ungkapnya.

Dedi Mulyadi pun berterima kasih atas temuan itu.

"Terimakasih untuk sifat kritisnya, karena saya pastikan mobil yang saya gunakan, mobil yang saya pakai, semuanya sudah bernomor Jawa Barat," jelasnya lagi.

Ia pun menjelaskan bahwa dirinya sudah terbiasa melakukan hal itu saat menjabat sebagai Bupati Purwakarta.

"Dari dulu saya punya tradisi, ketika saya jadi Bupati Purwakarta itu seluruh nomornya itu nomor Purwakarta. Dan hari ini saya Jawa Barat seluruh nomornya Jawa Barat," katanya.

Kemudian Dedi Mulyadi pun meminta maaf atas hal itu.

"Mohon maaf atas keterlambatannya, salam hormat untuk semuanya," tandas dia lagi.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved