Jumat, 1 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Muaro Jambi

Warga Geram, Pencurian Cagar Budaya Bawah Air Terus Terjadi di Kumpeh Jambi

Aksi pencarian diduga barang purbakala di kawasan cagar budaya dibawah air di wilayah Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi terus terjadi.

Tayang:
Penulis: Muzakkir | Editor: Nurlailis
Tribunjambi.com/Musawira
PENCURIAN - Aksi pencarian diduga barang purbakala di kawasan cagar budaya dibawah air di wilayah Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi terus terjadi. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Meski dilarang, namun aksi pencarian diduga barang purbakala di kawasan cagar budaya dibawah air di wilayah Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi terus terjadi.

Awalnya,  pencarian barang antik ini dilakukan di Kelurahan Suak Kandis, namun saat ini mereka telah menyadari kesepuluh Desa yang ada disekitar. 

Pekerja yang mayoritas berasal dari Sumatera Selatan ini melakukan aksinya dengan cara menyelam menggunakan alat bantu pernapasan.

Baca juga: Pencarian Barang Antik di Sungai Batanghari Jambi Masih Marak, Polisi Ingatkan Pelanggaran Hukum

Nekatnya masyarakat yang menggali barang antik tersebut sesuai dengan hasilnya. 

Tak sedikit masyarakat yang menemukan barang antik itu menjadi miliarder. 

Barang antik yang didapat berupa gerabah, mangkok, keris, cincin, emas dan lain sebagainya.

Menurut kabar,  wilayah Kumleh dulunya merupakan tempat masuknya masyarakat terutama saudagar kaya dari berbagai negara, karena disini merupakan pelabuhan terbesar Jambi kala itu.

Banyak kapal-kapal bersandar disana, mulai dari kapal dari China, Jepang, Arab Saudi dan kapal-kapal para saudagar dari negeri seberang.

Baca juga: 5 Berita Populer Jambi, Uang 6 Miliar Hasil Korupsi di Disdik Jambi s/d Pencari Barang Antik

Kala itu, jika mau masuk Jambi, kapal-kapal tersebut harus bersandar disana terlebih dahulu. 

Karena tempat bersandarnya kapal dari negeri seberang, tak sedikit kapal-kapal ini karam dan tenggelam disana. 

Karamnya kapal ini membuat banyak harta Karun yang tersimpan didalam kapal itu ikut tenggelam. 

Seperti emas, guci, keramik, gerabah, keris, berlian dan harta karun lainnnya yang kini dinamakan barang antik.

Dengan banyaknya harta Karun yang tenggelam itu, kini lokasinya menjadi incaran masyarakat. 

Masyarakat nekat menyelam hingga ke dasar sungai untuk mencari harta Karun tersebut. 

Baca juga: Warga Muaro Jambi Suruh Pelaku Nyebur Sungai Batanghari lalu Bakar Pompong Penambang Barang Antik

Mereka menyelam dengan alat bantu oksigen dan mesin penyedot untuk menggali tanah yang telah menimbun barang tersebut.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved