Berita Viral

Fakta Dokter Kandungan di Garut Lecehkan Pasien, Ditonjok Suami Korban, KDRT, Nyaris Rudapaksa ART

Ternyata dokter kandungan bernama Syafril Firdaus itu pernah ditonjok suami pasien. Korban yang melaporkan pelecehan seksual dokter kandungan itu bert

Editor: Suci Rahayu PK
Kolase
DOKTER CABUL - Sejumlah fakta baru terkuak dari aksi viral dokter kandungdn di Garut yang lecehkan pasiennya saat periksa USG. 

TRIBUNJAMBI.COM- Sejumlah fakta baru terkuak dari aksi viral dokter kandungdn di Garut yang lecehkan pasiennya saat periksa USG.

Ternyata dokter kandungan bernama Syafril Firdaus itu pernah ditonjok suami pasien.

Ini seperti diungkapkan Asisten Deputi Penyediaan Layanan Perempuan Korban Kekerasan KemenPPPA, Ratna Oeni Cholifah.

VIRAL - Viral di media sosial aksi dokter kandungan di Garut, Jawa Barat yang diduga melecehkan ibu hamil.
VIRAL - Viral di media sosial aksi dokter kandungan di Garut, Jawa Barat yang diduga melecehkan ibu hamil. (Istimewa)

Dia juga mengatakan saat ini korban yang melaporkan pelecehan seksual dokter kandungan itu bertambah jadi dua.

"Sampai saat ini sudah ada dua korban baru yang melapor ke UPTD PPA Kabupaten Garut," ujar Ratna Oeni Cholifah, dalam keterangan yang diterima, Rabu (16/4/2025).

Bahkan sebelum viral, kata dia dokter kandungan itu pernah ditonjok suami pasien.

"Salah satu suami dari pasien tersebut pernah ada yang marah dan menonjok pelaku, tetapi kemudian kasusnya berakhir damai," ucap Rana. 

Saat ini LBH Padjadjaran sudah membuka posko pengaduan.

"Pihak Dinkes Kabupaten Garut telah melakukan pertemuan online dengan Kemenkes untuk berkoordinasi dan diketahui bahwa SIP (Surat Izin Praktek) dokter kandungan tersebut sudah dicabut," kata dia.

Baca juga: Rupanya Oknum Dokter Kandungan Vial Tak Hanya Sekali Diduga Lecehkan Pasien, Untung Ada CCTV

Baca juga: Postingan IG Mantan Istri Dokter Kandungan Muhammad Syafril Firdaus, Single Mom Ungkap Fakta Baru

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Joko Prihatin menyatakan, ada dua korban yang melapor ke polisi, tetapi Syafril masih berstatus terperiksa.

Hari Ini Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, dugaan pelecehan seksual terjadi pada 20 Juni 2024, saat Syafril masih aktif praktik di sebuah klinik di Garut.

Namun, sejak Desember 2024, Syafril diketahui sudah tidak lagi melakukan praktik di wilayah tersebut.

“Pelaku sejak Januari tahun ini tidak lagi praktik di klinik dan telah meninggalkan Garut. Kami masih mencari pelaku dan akan menindak tegas,” ujar Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar.

Pelaku KDRT dan Perkosa ART

Dokter cabul dokter Syafril Firdaus ternyata memiliki sederet perbuatan buruk.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved