Kamis, 14 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kronologi Intimidasi Ajudan Kapolri pada Wartawan saat Liputan di Semarang

Kronologi Ajudan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo intimidasi wartawan. Kekerasan dan ancaman terjadi saat Kapolri meninjau arus balik Lebaran

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUN JATENG/REZANDA AKBAR
KEKERASAN JURNALIS - Tampang ajudan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memukul kepala jurnalis dan mengancam menempeleng satu per satu jurnalis di Semarang. 

TRIBUNJAMBI.COM- Kronologi Ajudan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo intimidasi wartawan.

Kekerasan dan ancaman terjadi saat Kapolri meninjau arus balik Lebaran 2025 di Stasiun Tawang, Kota Semarang, pada Sabtu (5/4/2025) sore.

Kejadian bermula saat Kapolri mendatangi salah satu penumpang yang duduk di kursi roda di dalam area stasiun. 

Sejumlah jurnalis dari berbagai media, termasuk pewarta foto dan tim humas dari sejumlah lembaga, tengah meliput dan mengambil gambar dari jarak yang wajar.

Namun, situasi mendadak berubah tegang ketika salah satu ajudan Kapolri meminta para jurnalis untuk mundur. 

Bukan dengan permintaan halus, ajudan tersebut justru mendorong para jurnalis dan humas secara kasar.

Merasa situasi tidak kondusif, seorang pewarta foto dari Kantor Berita Antara Foto, Makna Zaezar, memilih menjauh dan berpindah ke sekitar peron. 

Namun, ajudan yang sama justru mengejar Makna dan melakukan tindak kekerasan.

Ia memukul kepala Makna dengan tangan.

Baca juga: Kalender Liturgi Katolik April 2025, Lengkap 30 Hari Bacaan Injil dan Perayaan Santo Santa

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 7/4/2025 Anjlok Rp23 Ribu per Gram Jadi Rp 1.758.000 per Gram

Baca juga: Kalender April 2025, Daftar 50 Hari Peringatan Nasional dan Internasional

Ancaman dan Intimidasi Lainnya

Tak hanya berhenti di situ, ajudan tersebut bahkan mengancam jurnalis lain yang berada di lokasi. 

Dengan nada tinggi dan sikap agresif, ia berkata, “Kalian pers, saya tempeleng satu-satu.”

Beberapa jurnalis lain juga melaporkan mengalami dorongan fisik dan intimidasi verbal. 

Salah seorang jurnalis perempuan bahkan mengaku nyaris dicekik oleh petugas yang sama.

Respons dari Organisasi Jurnalis

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved