Ternyata Negara Punya Utang Rp3,3 Miliar Pada Mat Solar, Ganti Rugi Tanah yang Jadi Jalan Tol

Ternyata negara masih punya utang sebesar Rp3,3 miliar pada Mat Solar. Rieke Diah Pitaloka membeberkan jika negara belum membayar uang Rp3,3 miliar

Editor: Suci Rahayu PK
Instagram @riekediahp
MAT SOLAR MENINGGAL - Capture unggahan Rieke Diah Pitaloka dari Instagram @riekediahp pada Minggu (16/3/2025). Rieke menangis perjuangkan tanah Mat Solar yang digusur tol tapi belum dibayar 

TRIBUNJAMBI.COM- Ternyata negara masih punya utang sebesar Rp3,3 miliar pada Mat Solar.

Diketahui Mat Solar meninggal dunia pada Senin (17/3/2025) malam setelah 7 tahun stroke.

Sahabat Mat Solar, Rieke Diah Pitaloka membeberkan jika negara belum membayar uang Rp3,3 miliar yang menjadi hak Mat Solar.

Uang ini terkait uang gusuran tanah yang kini menjadi jalan tol Serpong-Cinere.

Rieke Diah Pitaloka pun menyinggung pemerintah untuk membayar kepada Mat Solar atas tanah yang kini menjadi tol Serpong-Cinere.

“Sebagian adalah yang digunakan di Tol Serpong-Cinere itu adalah tanah yang belum selesai urusannya oleh negara,” ujar Rieke Diah Pitaloka di TPU H Daiman, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (18/3/2025).

Baca juga: Viral Jalan Desa Bukit Bulan Sarolangun Jambi Rusak Parah, Kendaraan Terjebak Lumpur

Baca juga: Viral Polisi di Situbondo Diduga Paksa Istri Gugurkan Kandungannya, Berdalih Tak Sanggup Biayai

“Bayar!” tegas Rieke Diah Pitaloka.

Rieke Diah Pitaloka ikut memperjuangkan hak sang sahabat lantaran mengetahui tanah tersebut dibeli Mat Solar dari jerih payahnya. 

“Dan saya tahu betul berjuangnya Bang Juri buat keluarga untuk membantu sesama itu luar biasa,” lanjut pemeran Oneng dalam sitkom Bajaj Bajuri itu.

Rieke Diah Pitaloka pun mengingatkan kepada pemerintah terkait sisi lain pembangunan infrastruktur. Dia berharap agar tidak terjadi lagi kejadian yang menimpa Mat Solar.

“Barangkali ini juga membuka mata kita semua bahwa pembangunan infrastruktur itu ternyata bukan hanya Bang Juri aja barangkali yang menjadi korbannya, banyak yang lain,” ujar Rieke Diah Pitaloka.

“Kasus ini mudah-mudahan menjadi pembelajaran untuk semua penentu kebijakan, jangan dzalim lah, jangan dzalim,” tutup Rieke Diah Pitaloka.

Awal Mula Sengketa Tanah Mat Solar

Rieke Diah Pitaloka merinci detail kronologi kasus sengketa tanah Mat Solar yang belum selesai hingga sang aktor meninggal malam kemarin.

Menurut Rieke, permasalahan ini sudah terjadi sejak tahun 2018 lalu.

Awalnya tanah milik Mat Solar dianggap bersengketa, padahal menurut Rieke, surat serta tanda terima menunjukkan tanah tersebut memang secara sah menjadi hak sang aktor. 

Hal ini diketahui setelah ia melakukan pengecekan dokumen terkait tanah tersebut.

Baca juga: Yamaha XMAX Owner Sumatera aka XOS Bumi Siginjai Jambi Gelar Bukber dan Santunan ke Anak Yatim Piatu

Baca juga: Viral Video Kopka Basarsyah, TNI yang Tembak 3 Polisi saat Penggerebekan Sabung Ayam di Lampung

"Tahun 2018 ada persoalan penggunanan lahan untuk jalan tol dengan PT Cinere Serpong Jaya. Tanah itu memang dibeli dari seseorang berinisial Haji I. Tapi kemudian dianggap tanah itu bersengketa, padahal ada AJB, ada tanda terima BPN Tangerang," jelas Rieke.

Seharusnya Mat Solar mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 3,3 miliar atas tanah seluas 1.300 meter tersebut. 

Putra Mat Solar juga menyatakan bahwa uang ganti rugi tersebut sangat diperlukan untuk biaya pengobatan sang ayah yang telah mengidap stroke sejak tahun 2017.

"Pihak Jasa Marga, PT Cinere Serpong Jaya untuk tanah seluas 1.300 sekian meter dengan nilai Rp 3,3 miliar dititipkan ke pengadilan melalui PU oleh Cinere Serpong Jaya," imbuhnya.

Rieke menegaskan kalau tanah tersebut adalah hasil kerja keras Mat Solar dari syuting. 

Ia pun menuntut kejelasan atas ganti rugi yang tak kunjung diberikan selama bertahun-tahun.

“Dan tanah itu saya pastikan itu tanah memang hasil syutingnya Bang Juri. Dan itu adalah uang yang dia perjuangkan untuk punya simpanan hari tua," ucap artis 51 tahun itu.

"Saya enggak ngerti, saya sudah bertahun-tahun ngurusin ini dan saya berterima kasih mudah-mudahan di bulan Ramadan ada secercah harapan untuk bang Juri yang sedang stroke saat ini sejak 2017," lanjutnya.

Tanggapan Pemerintah

Di sisi lain, Direktur Pengadaan dan Pendanaan Lahan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Kemenkeu, Rustanto, menjelaskan masalah sengketa tanah Mat Solar.

Tanah Mat Solar termasuk dalam kasus konsinyasi atau mekanisme penyelesaian ganti rugi dalam pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

Apabila pemerintah dan pemilik tanah tidak mencapai kesepakatan, dana ganti rugi akan dititipkan kepada pengadilan.

Tujuannya untuk menghindari penundaan proyek. Ia menjelaskan kalau proses konsinyasi untuk penyerahan tanah Mat Solar telah berlangsung sejak 2019, dan Kemenkeu kini menunggu hasil putusan pengadilan sebelum melakukan pembayaran.

Baca juga: Tanggap Darurat Bencana Resmi Diberlakukan, Pemkot Jambi Optimalkan Sumber Daya Selamatkan Warga

"Kalau konsinyasi itu tentu menunggu putusan dari pengadilan. Nanti, setelah putusan pengadilan keluar, tentu pembayaran akan bisa dilakukan," ujar Rustanto, seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (18/3/2025).

Selain itu Dirut Jasa Marga, Subakti Syukur juga buka suara terkait nasib ganti rugi tanah sang aktor senior. Ia menargetkan uang ganti rugi tanah Mat Solar akan dibayarkan sebelum Lebaran tahun ini.

"Target kami sebelum Lebaran ini kalau bisa sudah dibayarkan. Kami ikuti terus kok," kata Subakti.

Subakti mengakui bahwa masalah ini timbul akibat proses konsinyasi yang telah dilakukan sebelumnya. 

Namun, ia memastikan bahwa Jasa Marga, sebagai perusahaan induk dari PT Cinere Serpong Jaya, terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

"Kami kan ada konsultan pengawas dan pengacara kami. Nah ini dari laporan terakhir ini mediasi kedua belah pihak akan dipanggil 19 Maret," pungkasnya.

 


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Viral Jalan Desa Bukit Bulan Sarolangun Jambi Rusak Parah, Kendaraan Terjebak Lumpur

Baca juga: Viral Polisi di Situbondo Diduga Paksa Istri Gugurkan Kandungannya, Berdalih Tak Sanggup Biayai

Baca juga: Viral Video Kopka Basarsyah, TNI yang Tembak 3 Polisi saat Penggerebekan Sabung Ayam di Lampung

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved