Penukaran Uang Baru di Jambi Harus Pesan via Website, Warga Keluhkan Akses PINTAR BI Bermasalah

Bank Indonesia (BI) membuka layanan penukaran uang baru periode ketiga dalam rangka Ramadan 1446 H/2025 M. 

Ilustrasi, TribunJabar.id/Gani Kurniawan
TUKAR UANG LEBARAN,- Cara cepat dan mudah penukaran uang baru untuk keperluan Lebaran 2025 di Bank Indonesia tanpa antre panjang. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Bank Indonesia (BI) membuka layanan penukaran uang baru periode ketiga dalam rangka Ramadan 1446 H/2025 M. 

Berbeda dari tahun sebelumnya, penukaran kali ini mewajibkan pemesanan terlebih dahulu melalui website PINTAR BI.

Pemesanan untuk periode ini telah dibuka sejak Minggu (16/3/2025), sementara proses penukaran berlangsung pada 17-23 Maret 2025.

Namun, kebijakan baru ini menuai beragam respons dari masyarakat. 

Sejumlah warga mengeluhkan sulitnya mengakses website PINTAR BI, diduga akibat tingginya jumlah pemesan.

Warga Keluhkan Website PINTAR BI Sulit Diakses

Aisya, warga Kenali Asam, mengaku selalu menukarkan uang baru setiap tahun untuk dibagikan kepada kerabat. 

Ia menilai sistem pemesanan online ini lebih baik karena tidak perlu antre panjang seperti tahun lalu.

Namun, ia kecewa karena sejak pagi hari ia kesulitan mengakses website PINTAR BI.

"Kita sudah coba dari pagi, tapi tidak berhasil. Jangankan untuk memesan, masuk ke web-nya saja tidak bisa," ujarnya, Minggu (16/3/2025).

Ia menduga tingginya jumlah pemesan menyebabkan server mengalami kendala. 

Aisya berharap BI segera mencari solusi agar masyarakat bisa mengakses layanan ini dengan lancar.

"Mudah-mudahan ada solusi, biar kita bisa tetap tukar uang baru," tambahnya.

Sementara itu, Martini, warga Cempaka Putih, mengaku merasa repot dengan sistem baru ini.

"Ribet ya tahun ini, mana nggak bisa diakses lagi," keluhnya.

Ia pun berencana mendatangi langsung mobil layanan penukaran uang di kawasan Kota Baru Jambi, seperti yang tersedia pada tahun sebelumnya.

"Tahun kemarin, walaupun antre, tapi lebih simpel. Besok aku coba datang aja langsung ke mobil pertukaran di Kota Baru," katanya.

Saat ditanya bagaimana jika penukaran langsung tidak dilayani tanpa pemesanan online, Martini mengaku lebih memilih tidak menukarkan uang baru tahun ini.

"Kalau nggak bisa ya sudah, ribet sih soalnya," pungkasnya.

Kendala akses website PINTAR BI menjadi keluhan utama masyarakat. 

Banyak yang berharap BI dapat meningkatkan kapasitas server agar lebih stabil dan mudah diakses oleh masyarakat yang ingin menukarkan uang baru.

Bank Indonesia sendiri belum memberikan tanggapan terkait keluhan ini.

Baca juga: BRI Luncurkan QRIS TAP, Transaksi Jadi Lebih Praktis dan Efisien

Baca juga: Isu Nikita Mirzani Dapat Perlakuan Istimewa di Tahanan Heboh, Pakar Hukum Beri Penjelasan

Baca juga: Prediksi Skor dan Statistik Atlanta United vs Inter Miami di MLS, Senin 17/3/2025

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved