Berita Bungo

Arus Lalu Lintas Padat di Jembatan Bailey Jambi-Sumbar, Ini Penjelasan Kasatlantas Polres Bungo

Arus lalu lintas di sekitar Jembatan Bailey yang menghubungkan Provinsi Jambi dan Sumatera Barat mengalami kemacetan panjang.

Penulis: FRENGKY WIDARTA | Editor: Nurlailis
Istimewa
JEMBATAN BAILEY - Update Arus Lalu Lintas di Jembatan Bailey Penghubung Jambi-Sumbar, Minggu (16/03). 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Arus lalu lintas di sekitar Jembatan Bailey yang menghubungkan Provinsi Jambi dan Sumatera Barat mengalami kemacetan panjang, terutama di jalan Kabupaten Bungo dan Kabupaten Dharmasraya, pada Minggu (16/03). 

Kemacetan ini terjadi setelah pembangunan jembatan darurat Bailey oleh BPJN II Provinsi Jambi.

Setelah selesai dibangun, pihak Satlantas Polres Bungo menerapkan sistem buka tutup di lokasi jembatan tersebut, yang terletak di km 58 Jalan Lintas Sumatera, Desa Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

Baca juga: Pembongkaran Crane Sebabkan Kemacetan di Jembatan Bailey Bungo, Kini Sudah Lancar

Kasatlantas Polres Bungo, AKP Edo Damara Yudha, saat dihubungi Tribun Jambi melalui telepon, menyatakan bahwa kondisi arus lalu lintas di sekitar jembatan tersebut terpantau padat, namun lancar. 

Arus kendaraan baik dari Jambi ke Sumbar maupun sebaliknya tetap berjalan dengan baik, meskipun sistem buka tutup diberlakukan.

"Untuk sistem buka tutup yang diterapkan bersifat situasional. Jika terjadi kepadatan dari arah Jambi, maka kami akan memperpanjang durasi arus dari Jambi. Begitu juga sebaliknya, untuk arus dari Sumbar," jelas AKP Edo Damara Yudha.

Ia juga menambahkan, semua kendaraan dengan berat muatan di bawah 20 ton diperbolehkan melintas melalui Jembatan Bailey. 

Namun, kendaraan yang memiliki muatan lebih dari 20 ton tidak diizinkan untuk melintas.

Baca juga: Kendaraan Antre Panjang di Jembatan Bailey Jambi-Sumbar, Tapi Masih Bisa Lewat

Untuk kendaraan besar, pihak Satlantas Polres Bungo melakukan pemeriksaan dokumen kendaraan (DO) dan mengecek berat muatan. 

Jika dalam dokumen tercatat berat muatan di bawah 20 ton, kendaraan tersebut tetap dapat melintas.

"Kami juga telah memberitahukan perusahaan-perusahaan, terutama perusahaan batubara, untuk memastikan kendaraan yang melintas tidak membawa muatan melebihi batas yang ditentukan," tambahnya.

Kasatlantas juga mengimbau para pengguna jalan untuk berhati-hati dan mematuhi peraturan saat melintasi jembatan sementara ini. 

Ia mengingatkan agar kendaraan melintas bergantian satu per satu dan tidak saling menyerobot, untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas.

"Pastikan keselamatan saat melewati jembatan. Kami mengimbau agar pengguna jalan bersabar dan mengikuti aturan yang ada," tutupnya. (Kontributor Tribunjambi.com/Frengky Widarta)

Baca juga: Jembatan Bailey Baru Sehari Dibuka, Jalan Lintas Jambi-Sumbar Macet Total Viral

Update berita Tribun Jambi di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved