Berita Jambi

Terjang Banjir, Polisi di Jambi Ikut Gotong Keranda Jenazah Warga

Aipda Gunnardi turut menggotong keranda jenazah dengan mengarungi banjir bersama warga sebagai bentuk rasa duka.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Nurlailis
Tribun Jambi/Rifani Halim
GOTONG KERANDA - Polisi di Jambi Ikut Gotong Keranda Jenazah Warga, Selasa (11/3/2025). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Warga RT 10, Kelurahan Sijenjang, Kecamatan Jambi Timur, tengah menghadapi kesulitan ganda, Selasa 11 Maret 2025 pagi.

Selain harus bertahan di tengah banjir yang merendam, warga juga berduka atas meninggalnya salah satu warga, Misribut yang sudah berusia 80 tahunan.  

Bhabinkamtibmas Polsek Jambi Timur, Aipda Gunnardi, turut hadir di rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memastikan situasi tetap kondusif.  

Baca juga: Banjir di Batanghari Masuk Siaga Bencana, Ketua DPRD Minta Masyarakat Lebih Waspada 

Tidak hanya bertakziah, Aipda Gunnardi turut menggotong keranda jenazah dengan mengarungi banjir bersama warga sebagai bentuk rasa duka.

"Saya sebagai Bhabinkamtibmas spontan ikutan karena melihat situasi yang lagi banjir, secara ikhlas ya kita membantu warga agar lancar membawa keranda almarhumah," ujar Aipda Gunnardi saat diwawancarai Tribun. 

Aipda Gunnardi menyebutkan, keranda almarhumah yang digotong masyarakat setempat itu harus membelah air yang merendam pemukiman warga Sejinjang.

Setidaknya warga bersama dirinya melewati banjir sepanjang 200 meter dari rumah duka ke titik yang tidak banjir

"Lumayan juga tadi dari belakang sekali, sekitar 200 meter kedalaman setinggi dengkul.Tempat makam berada di tempat yang tinggi jadi tidak terendam banjir, di lingkungan warga ini memang rendah," jelas Aipda Gunnardi. 

Baca juga: Pemkab Batanghari Gelar Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi Banjir

Gunnardi menceritakan, banjir tersebut berasal dari luapan sungai Batanghari yang berefek bagi masyarakat Sejinjang dimana tempatnya bertugas.

Kemungkinan besar banjir yang melanda dapat meningkatkan seiring berjalannya waktu. 

"Saat ini masih sebatas dengkul, masih bisa bertambah sampai batas pinggang," ujarnya. 

Sementara itu, Kapolsek Jambi Timur, AKP Edi Mardi, mengatakan, pihak kepolisian tidak hanya hadir dalam upaya penanganan banjir, tetapi juga mendampingi warga yang sedang berduka.  

“Kami berupaya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam situasi musibah banjir maupun saat mereka berduka. Ini adalah bentuk kepedulian dan kehadiran Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” ujar AKP Edi Mardi, Selasa (11/3/2025).  

Baca juga: Viral Pemalakan Sopir Kota Jambi, Pelaku Ternyata Positif Narkoba

Banjir yang melanda wilayah Sijenjang ini telah menyulitkan aktivitas warga, termasuk dalam prosesi pemakaman.

Dengan genangan air yang masih tinggi di beberapa titik, akses menuju tempat pemakaman pun menjadi terhambat.  

Polsek Jambi Timur mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan segera melaporkan jika membutuhkan bantuan.

Baca juga: Banjir Rendam Sekolah di Muaro Jambi, BBS Minta Pembelajaran Dialihkan ke Online

Update berita Tribun Jambi di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved