Polemik di Papua
Sosok Eks TNI Ketangkap Hendak Selundupkan Senjata Api ke KKB Papua di Puncak Jaya
Sosok oknum TNI yang diamankan tim gabungan dari Polres Keerom dan Satgas Operasi Damai Cartenz bernama Yuni Enumbi.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Sosok Yuni Enumbi Eks TNI.
TRIBUNJAMBI.COM - Sosok oknum TNI yang diamankan tim gabungan dari Polres Keerom dan Satgas Operasi Damai Cartenz bernama Yuni Enumbi.
Dia bersama dua orang lainnya terpaksa diciduk lantaran hendak lakukan penyelundupan senjata api.
Senjata api itu akan diselundupkan untuk Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua di Puncak Jaa.
Ketiganya diamankan tim gabungan pada Jumat (7/3/2025).
Mirisnya, saat operasi yang berlangsung di Timika itu tim mengaman tiga orang dan satu diantaranya eks TNI yakni Yuni Enumbi.
Sementara dua lainnya warga sipil yakni Yudhi Kalalo (49) dan Matius Payokwa.
Lalu siapa sebenarnya Yuni Enumbi?
Baca juga: Eks TNI Ikut Selundupkan Senpi untuk KKB Papua di Puncak Jaya, Satgas Amankan 3 Orang
Baca juga: Ternyata Senjata Api yang Hendak Diselundupkan Eks TNI ke KKB Papua Ada Buatan PT Pindad
Yuni Enumbi merupakan salah satu pelaku penyelundupan senjata api ke KKB Papua yang merupakan mantan prajurit TNI.
Sementara Yudhi Kalalo merupakan pria asal Manado yang berprofesi sebagai sopir.
Sedangkan Matius Payokwa yang beralamat di Jayapura berperan sebagai helper.
Untuk diketahui bahwa ketiganya diamankan itu, tim gabungan dari Polres Keerom dan Satgas Operasi Damai Cartenz atas upaya penyelundupan ke KKB Papua Puncak Jaya.
Yuni Enumbi diketahui sebelumnya bertugas sebagai prajurit TNI di Kodam 18 Kasuari Papua Barat berpangkat Prada.
Kapolda Papua, Irjen Patrige Petrus Rudolf Renwarin mengungkapkan alasan pemecatan Yuni Enumbi dari TNI.
Pemecatan itu dilakukan setelah Yuni Enumbi terlibat dalam penjualan senjata dan amunisi yang terjadi pada 2022.
Baca juga: Keberadaan AKP Tomi S Marbun Hilang saat Kejar KKB Papua Masih Misteri, Adik Mengadu ke DPR RI
“Pelaku merupakan mantan anggota TNI yang dipecat karena terlibat dalam penjualan senjata dan amunisi pada 2022 lalu,” kata dia.
Sebelumnya diberitakan, Mantan anggota TNI terlibat dalam penyelundupan senjata api untuk Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua di Puncak Jaya.
Selain mantan prajurit itu, tim gabungan dari Polres Keerom dan Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap dua orang lainnya.
Ketiganya ditangkap dalam operasi yang dilakukan di wilayah Timika.
Adapun barang bukti yang diamankan berupa empat pucuk pistol jenis G2 Pindad, dua pucuk senjata api laras panjang jenis SS1 V1 Pindad, dan ratusan butir amunisi dari berbagai kaliber.
Senjata-senjata tersebut disembunyikan di dalam tabung air kompresor dan dibungkus dalam paket suku cadang mobil untuk mengelabui petugas.
Selain senjata api dan amunisi, aparat juga menyita sejumlah barang bukti lainnya, seperti senapan angin, teleskop, peredam senapan angin, dan berbagai suku cadang senjata api.
Barang-barang tersebut diduga akan diserahkan kepada KKB Papua Puncak Jaya pimpinan Lerimayu Telengen.
Baca juga: Momen Seorang Nenek Bersama Cucu Santai saat Banjir di Jambi
Saat ini, ketiga terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan dan dibawa ke Mapolres setempat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Aparat kepolisian akan melakukan pengembangan kasus ini untuk mengungkap jaringan penyelundupan senjata api yang lebih luas.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Momen Seorang Nenek Bersama Cucu Santai saat Banjir di Jambi
Baca juga: Program Guru Tahfiz di Kota Jambi Tetap Jalan, Pemkot Siapkan Perwal
Baca juga: Info Mudik Gratis Jambi Pemprov Jambi untuk Rute Jambi-Padang
Baca juga: Skema Desain Jembatan Batanghari 3 Sepanjang 1,7 Km yang Bakal Ada di Sengeti Muarojambi
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.