Jalan Jambi Padang Putus Total

Pekerja Lembur di Tengah Hujan, Jembatan Bailey Jambi-Sumbar Ditargetkan Rampung Minggu

Pekerjaan pembangunan Jembatan Bailey di Desa Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi, terus dikebut.  Para pekerja bahkan lembur.

|
Penulis: Sopianto | Editor: Nurlailis
Tribunjambi.com/ Sopianto
PEKERJA LEMBUR - Para pekerja lembur hingga malam hari demi mempercepat penyelesaian Jembatan Bailey, di Desa Sirih Sekapur, Jambi, Kamis (6/3/2025). 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO- Pengerjaan pembangunan Jembatan Bailey di Desa Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, terus dikebut. 

Para pekerja bahkan lembur hingga malam hari demi mempercepat penyelesaian proyek ini.

Tampak cuaca disana sedang hujan, pekerja disana tetap bekerja menggunakan jas hujan.

Baca juga: Titik Lokasi Pembangunan Jembatan Batanghari 3 yang Butuh Rp200 Miliar, Skema Tol Jambi-Rengat

Hingga saat ini progres sudah 60 persen.

Kapolsek Jujuhan, AKP Ardi mengatakan jembatan Bailey Jambi-Sumbar hingga pagi ini belum juga terhubung.

Pekerja dikebut untuk menyelesaikan pekerjaannya, namun kondisi cuaca hujan mengakibatkan pekerjaan belum selesai.

"Pengerjaan dikebut, namun belum terhungbung karena cuaca hujan, orang tetap kekerja pakai mantel hujan," ungkapnya Kamis (6/3/2025).

Kini pekerja sedang merakit jembatan Bailey, dan menyiapkan proteksi di sisi jembatan darurat agar nantinya ketika dihubungkan tidak terjadi longsor.

Baca juga: Ivan Wirata Sebut Jembatan Batanghari 3 Harga Mati, Minta Gubernur Jambi Segera Koordinasi ke Pusat

Kapolsek menghimbau kepada pengguna jalan, untuk tetap bersabar sambil menunggu pekerja selesai dilakukan.

"Kemungkinan kalau dak Sabtu-Minggu bisa terhubung," ungkapnya.

Kini, pengendara masih menggunakan jalur alternatif dari Jambi ke Sumbar, begitu juga sebaliknya.

Jalan Padang Lamo, tepatnya sisi jembatan di Desa Teluk Kayu Putih sebelumnya sempat jebol.

Namun, dengan sigap Pemerintah Provinsi sudah memasang plat baja diatas balok kelapa yang disiapkan warga.

Kendaraan berkapasitas 30 ton bisa lewat, hanya saja sistemnya buka tutup jalan, tidak bisa beriringan lewat jembatan tersebut.

Pemkab Tebo dan Pemprov Jambi berkolaborasi untuk penanganan jalan tersebut, satu alat berat dari Provinsi dan satu alat berat Pemkab Tebo stanby dilokasi. 

Baca juga: Kapolres Bungo Desak BPJN Percepat Pemasangan Jembatan Bailey

Update berita Tribun Jambi di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved