Berita Viral

PDIP Marah Ahok Terseret Kasus Korupsi Pertamina, Guntur: Jangan Langsung Menuduh!

Guntur menduga ada upaya untuk menggiring opini publik yang menyudutkan Ahok dan PDIP, terutama di media sosial.

Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
ist
Basuki Tjahja Purnama alias Ahok eks Komut Pertamina dan Riva Siahaan (RS) selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga. Diketahui Riva Siahaan telah ditahan Kejaksaan Agung RI pada Senin (24/2/2025). 

TRIBUNJAMBI.COM - Nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berpeluang diperiksa Kejaksaan Agung atas kasus korupsi di Pertamina.

Sebelumnya Ahok sempat menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina dan kini menjadi politikus PDI Perjuangan.

Ya, Ahok berpotensi diperiksa usai terbongkar korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kolang periode 2018-2023.

Menanggapi hal itu, Politikus PDIP Mohammad Guntur Romli mengatakan jika Ahok menyatakan kesiapannya untuk memberikan keterangan jika dipanggil Kejagung.

Menurutnya jika Ahok sangat senang jika nantinya dipanggil Kejagung untuk diperiksa soal kasus korupsi Pertamina.

"Pak Ahok sudah memberikan komentar bahwa beliau sangat senang kalau dipanggil oleh kejaksaan untuk memberikan keterangan dan penjelasan," kata Guntur saat dihubungi, Jumat (28/2/2025).

Baca juga: Pantas Bisnis Raffi Ahmad dan Kaesang Tutup, Pembeli: Terlalu Mahal Udah Kayak di Mal

Baca juga: Malunya Wakapolres Sirajuddin Ditahan Usai Dugaan Selingkuh dengan Anggota DPRD, Anak Beri Ancaman

Baca juga: Modus Petinggi Pertamina Oplos Pertalite Jadi Pertamax

Disisi lain, Guntur menduga ada upaya untuk menggiring opini publik yang menyudutkan Ahok dan PDIP, terutama di media sosial.

"Tetapi kami menangkap ada upaya penggiringan opini khususnya di medsos yang berusaha menyerang Pak Ahok dan PDIP dengan isu ini," ujar Guntur.

Guntur juga mempertanyakan mengapa opini publik lebih banyak diarahkan kepada Ahok dan PDIP.

"Padahal Patra Niaga punya komisaris dan direksi yang terpisah dari Pertamina. Bahkan, ada komisaris yang istri dari Tim Prabowo - Gibran di Pilpres 2024. Tetapi kok mau diarahkan ke Pak Ahok dan PDIP?" ujarnya.

Dia berharap Kejaksaan Agung dapat mengusut kasus ini secara profesional dan transparan tanpa ada intervensi politik.

"Kami berharap kasus ini benar-benar diberantas dan diungkap sebagai kasus hukum jangan dibelokkan jadi alat politisasi," ucap Guntur.

Sebelumnya, Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar, menyatakan bahwa pihaknya tak menutup kemungkinan akan memeriksa Ahok.

Baca juga: Kejagung Geledah Depo Milik Anak Riza Chalid yang Diduga jadi Lokasi Pengoplosan Pertamax

Dia menegaskan, seluruh pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut akan dilakukan pemeriksaan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved