Polemik di Papua
KKB Papua Okoni Siep Ngaku Terlibat Penembakan Brigpol Iqbal Anwar di Yalimo
Anggota KKB Papua, Okoni Siep mengakui keterlibatannya dalam penembakan anggota polisi, Brigpol Anumerta Iqbal Anwar Arief.
TRIBUNJAMBI.COM - Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua, Okoni Siep mengakui keterlibatannya dalam penembakan anggota polisi, Brigpol Anumerta Iqbal Anwar Arief.
Korban tewas ditembak kelompok Okoni pada Jumat (17/1/2025) di kawasan PT AMO, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan.
Pengakuan tersangka yang kini ditahan itu disampaikan Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Faizal Ramadhani.
Wakapolda Papua itu mengungkapkan Okoni Siep mengakui perbuatannya turut serta dalam penembakan Brigpol Anumerta Iqbal Anwar Arief.
“Okoni Siep alias Nikson Matuan mengakui ikut dalam peristiwa penembakan terhadap almarhum Brigpol Iqbal di Kampung Hobakma, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo,” ungkap Brigjen Faizal Ramadhani dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/2/2025).
Dia mengakui pihaknya masih mendalami keterlibatan KKB Papua Okoni Siep dalam insiden penembakan tersebut.
“Anggota KKB Okoni Siep sudah mengakui keterlibatannya dan sedang kami dalami perannya dalam penembakan tersebut,” ungkapnya.
Brigpol Anumerta Iqbal gugur saat melaksanakan tugas patroli rutin. Ia ditembak KKB yang dipimpin Aske Mabel di PT AMO, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Jumat (17/2/2025).
Baca juga: Apa Itu KKB? Darimana Asal Usulnya? Bagaimana Sejarah Berdirinya di Papua?
Baca juga: Berseragam Lengkap, Satgas Damai Cartenz Amankan Pakaian KKB Papua Okoni Siep di Yalimo
Iqbal mengalami luka tembak di bagian leher dan dinyatakan gugur dalam tugas.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIT saat Tim Patroli Satgas Damai Kartenz menggunakan dua kendaraan mobil melintas di sebuah tanjakan dan menemukan papan kayu melintang di jalan.
Saat salah satu kendaraan berhenti untuk memeriksa, tiba-tiba terjadi penembakan dari sisi kanan terbing.
“Penembakan ini mengenai Iqbal di bagian leher, sehingga ia langsung dilarikan ke Puskesmas Yalimo, sebelum dinyatakan gugur dalam tugas,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (18/2/2025).
Atas jasa dan perjuangannya, Iqbal, yang sebelumnya berpangkat Brigadir Polisi Satu (Briptu), diberikan kenaikan pangkat luar biasa satu tingkat lebih tinggi oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) menjadi Brigadir Polisi (Brigpol) Anumerta.

Okoni Siep alias Nikson Matuan ditangkap Satgas Operasi Damai Kartenz di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan pada Minggu (2/2/2025).
Selain menangkap pentolan KKB ini, pihak Satgas juga menyita dua pucuk senjata api laras panjang jenis AK China 2000P beserta dua magazen berisi 46 butir amunisi tajam.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.