Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab Kebakaran di Kemayoran, 543 Rumah Hangus Terbakar
Diduga korsleting listrik jadi penyebab kebakaran di kawasan pemukiman padat penduduk di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Kebakaran Kemayoran
TRIBUNJAMBI.COM - Diduga korsleting listrik jadi penyebab kebakaran di kawasan pemukiman padat penduduk di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Kebakaran di Kemayoiran itu terjadi pada Selasa (21/1/2025) dini hari, menghanguskan 543 rumah warga.
Api dengan cepat menyebar, diduga dipicu bahan bangunan yang sebagian besar terbuiat dari kayu dan tripleks.
Api pertama kali muncul sekitar pukul 01.00 WIB di lantai 2 salah satu rumah warga.
Menurut keterangan seorang warga api diduga berasal dari korsleting yang terjadi di salah satu rumah, yang dengan cepat menyebar ke permukiman padat penduduk tersebut.
"Api diduga korsleting listrik dari rumah salah satu warga," kata Susatyo.
Material yang mudah terbakar memungkinkan api menjalar dengan cepat ke rumah-rumah di sekitarnya sehingga memperparah situasi.
Warga setempat berusaha memadamkan api secara mandiri, tetapi kobaran api yang semakin membesar membuat upaya tersebut sia-sia.
Baca juga: Satgas Bantah TPNPB KKB Papua Soal Pengungsian di Oskop: Situasi Aman, Jangan Terprovokasi Hoaks
Baca juga: Jadi Pengganti Sarwendah, Ruben Onsu Curhat Soal Tindakan Desy Ratnasari Belakangan Ini: Seru Aja
30 unit mobil pemadam kebakaran dan 150 personel diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api.
Upaya pemadaman yang dilakukan sejak pukul 01.30 WIB baru berhasil mengendalikan api sekitar pukul 05.30 WIB.
"Pukul 05.30 WIB, secara keseluruhan api berhasil dipadamkan. Pukul 05.40 WIB dimulai proses pendinginan oleh petugas damkar," kata Susatyo.
Pemadaman baru dinyatakan selesai sekitar pukul 06.00 WIB, setelah api benar-benar padam dan tidak ada lagi titik api yang membahayakan.
543 Rumah Terbakar
Kebakaran Kemayoran menghanguskan 543 unit rumah penduduk.
Selain itu, 1.797 jiwa atau 607 kepala keluarga (KK).
| Resep Buat Buka Puasa dan Sahur: Chili Oil Pedas Gurih |
|
|---|
| Satgas Bantah TPNPB KKB Papua Soal Pengungsian di Oskop: Situasi Aman, Jangan Terprovokasi Hoaks |
|
|---|
| Jadi Pengganti Sarwendah, Ruben Onsu Curhat Soal Tindakan Desy Ratnasari Belakangan Ini: Seru Aja |
|
|---|
| Babak Belur Pria Pemegang Sabuk Hitam Takweondo Ini Dipukuli Istri, SK ASN Digadai Beli Motor Istri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/21012025-kebakaran-kemayoran.jpg)