Senin, 20 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Dilantik Jadi Seskab, Kenapa Mayor Teddy Masih Jadi Ajudan Presiden Prabowo?

Sudah dilantik jadi Sekretaris Kabinet (Seskab), kenapa Mayor Teddy masih mendampingi Presiden Prabowo Subianto?

Editor: Suci Rahayu PK
Tribunnews
Mayor Inf Teddy Indra Wijaya, ajudan Prabowo Subianto saat menjabat Menteri Pertahanan (Menhan) diangkat menjadi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) di Pemerintahan Prabowo-Gibran. 

Mayor Teddy

TRIBUNJAMBI.COM - Sudah dilantik jadi Sekretaris Kabinet (Seskab), kenapa Mayor Teddy masih mendampingi Presiden Prabowo Subianto?

Di berbagai kesempatan, Mayor Teddy dan Rizky Irmansyah, asisten pribadi masih terlihat mendampingi dan jadi ajudan Presiden Prabowo.

Padahal sudah ada 4 ajudan dari TNI Polri yang diseleksi menjadi ajudan Presiden Prabowo.

 4 ajudan Presiden Prabowo Subianto
4 ajudan Presiden Prabowo Subianto (Ist)

Terkait hal ini, Kepala Staf Kepresidenan AM Putranto mengatakan, ajudan Presiden Prabowo yang berasal dari TNI-Polri masih diproses oleh Sekretariat Negara (Setneg).

Kata dia, sebelum mendampingi Presiden Prabowo, 4 ajudan akan melakukan sosialisasi.

Keempat ajudan Presiden Prabowo yakni:

1. Kolonel Inf Wahyo Yuniartoto (TNI AD)

2. Kolonel Pnb Anton Pallaguna (TNI AU)

3. Letkol (P) Romi Habe Putra (TNI AL)

4. Kombes Ahrie Sonta (Polri).

Baca juga: Daftar Nama Pejabat Baru UIN STS Jambi yang Baru Dilantik Rektor Prof Kasful Anwar

Baca juga: Download Minecraft APK 2025 Diamond +999999 untuk Semua Pemain, Serbu Semua Item Terbuka Full

"Masih. Mereka masih di Setneg, masih proses," kata AM Putranto di depan gedung KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2025).

"Namanya proses sosialisasi, namanya orang baru kerja kan, biasanya setiap orang mau kerja itu ada penataran-penataran," imbuhnya dikutip dari Kompas.com.

Proses di Setneg merupakan aturan yang harus dilakukan. Prosesnya pun sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Semua itu keputusan beliau. Kan itu udah aturan SOP yang harus dilakukan," tuturnya.

Putranto mengungkapkan bahwa keempat ajudan itu tidak dikembalikan ke satuan TNI/Polri.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved