Cahaya Batang Damar, Misteri Pesona Langit Jambi Tulo di Pergantian Tahun
Beginilah masyarakat Desa Jambi Tulo merayakan Tahun Baru, menyaksikan cahaya batang damar dari bekas pematang sawah yang kini berubah
Penulis: Rifani Halim | Editor: Mareza Sutan AJ
Beginilah masyarakat Desa Jambi Tulo merayakan Tahun Baru, menyaksikan cahaya batang damar dari bekas pematang sawah yang kini berubah menjadi kebun sawit.
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Langkah warga Desa Jambi Tulo, Kecamatan Muaro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi dan sejumlah komunitas masyarakat sipil membelah gelapnya pepohonan karet, membawa obor dan senter menuju parit gajah yang dibuat oleh perusahaan kelapa sawit yang dahulunya hutan pematang damar, jelang malam pergantian tahun, 31 Desember 2024, sekira 23:40 WIB.
Di lokasi itu, belasan masyarakat lokal sudah lebih dahulu tiba untuk menyaksikan cahaya merah yang turun dari langit secara perlahan saat malam pergantian tahun dan beberapa malam tertentu.
Tribun Jambi, dua orang jurnalis, dan sejumlah kawan-kawan dari berbagai organisasi juga turut menyaksikan fenomena yang dianggap tabu dan mengandung mistis bagi masyrakat sekitar.
Tempat yang dahulunya merupakan pematang sawah itu kini telah menjadi perkebunan kelapa sawit. Dari lokasi perbatasan antara kebun karet warga dan kelapa sawit itu, gelapnya malam dan keheningan pecah saat dua pasang mata pertama kali melihat cahaya merah turun dari langit.
Cahaya merah yang terang itu sebut “cahaya batang damar” ia turun secara perlahan dari jarak yang jauh. Tak jarang juga cahaya itu juga membelah diri.
Seketika warga dan kawan-kawan organisasi sipil merekam untuk mengabadikan momentum itu, sambil kebingungan dengan fenomena yang tidak pernah dilihat sebelumnya.
Warga sekitar percaya cahaya merah yang turun itu, muncul dari lokasi yang dahulunya hutan batang damar.
Adi Ismanto warga sekitar sekaligus ketua Gerakan Muaro Jambi Bersakat, suatu oraganisasi yang konsen pada lingkungan, tumbuhan anggrek dan budaya mengajak sejumlah komunitas dan jurnalis menyaksikan fenomena itu.
Adi menceritakan, cahaya batang damar sudah sejak dahulu diketahui oleh masyrakat Jambi Tulo dan sekitar, sebab fenomena itu merupakan hal yang tabu karena mengandung mistis menurut kepercayaan warga sekitar.
Sejak 6 tahun terkahir, itu dipertontonkan kepada publik, lewat jurnalis dan sejumlah oraganisasi.
“Kita tidak tahu cahaya itu dari mana, yang jelas cahaya itu memang ada saat malam-malam besar,” kata Adi.
Fenomena cahaya batang damar turun hanya 3 kali dalam satu tahun, Adi bilang cahaya akan muncul pada malam Tahun Baru Masehi, Tahun Baru Islam, dan malam takbiran sebelum Hari Raya Idulfitri.
“Kemunculan itu waktunya juga berbeda-beda, saat tahun Islam cahaya batang damar muncul di waktu magrib, kalau malam lebaran pas takbiran, kalau tahun baru masehi itu jam 12 malam pas,” sebut Adi.
| Inspektorat Temukan Proyek Fiktif di Jambi Tulo, Dana Desa Tidak Direalisasikan |
|
|---|
| Dua Kades di Muaro Jambi Jadi Tersangka, Satu Ditahan dan Satu Ditangguhkan |
|
|---|
| Dana Desa Jambi Tulo Diblokir karena Ada Dugaan Kegiatan Fiktif Rp300 Juta |
|
|---|
| Dana Desa Jambi Tulo Diawasi Ketat Usai Dugaan Penyimpangan Ratusan Juta Rupiah |
|
|---|
| Kades Jambi Tulo Tersangka Kasus Lahan di Jakarta, Polda Jambi: Wajib Lapor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/cahaya-batang-damar-01012025.jpg)